Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Agustus 2024 | 23.04 WIB

Menurut Psikologi, Ada 2 Hal yang Kemungkinan Terjadi Saat Hubungan Asmara Masuk Usia 6 Bulan

Ilustrasi hubungan asmara. - Image

Ilustrasi hubungan asmara.

JawaPos.com - Setiap manusia sejatinya menginginkan hubungan asmara yang langgeng, penuh rasa cinta, dan bahagia setiap saat.

Tapi semua itu mustahil terjadi, karena dua orang manusia yang menjalin hubungan asmara ini memiliki banyak kekurangan dan mereka terus berproses dalam setiap fase kehidupannya.

Hubungan asmara yang sejati adalah ketika dua manusia mampu saling melengkapi, memahami, serta menemani dalam keadaan baik dan buruknya mereka.

Mengutip dari laman Kampus Psikologi, ada beberapa tahapan dalam menjalani hubungan asmara, yakni tahap romantis ideal, tahap cobaan, dan terakhir keputusan arah hubungan.

Tentunya dari ketiga tahapan itu ada suka dan dukanya, termasuk saat mengalami tahap cobaan, disitulah masing-masing pasangan harus mulai berjuang dalam hubungannya.

Dalam tahap cobaan tersebut, ada 2 hal yang kemungkinan terjadi saat hubungan asmara masuk usia 6 bulan, diantaranya :

1. Mulai Timbul Kekurangan Pasangan

Semakin kita lama hidup bersama pasangan, kita semakin mengetahui sikap-sikapnya termasuk kekurangannya. Di tahapan ini, mulai ada rasa jengkel atau kesal terhadap pasangan.

Pada awal hubungan, dia sering memprioritaskanmu bahkan untuk hal-hal sepele, tapi sekarang kita sering merasa diabaikan dalam pertemuan. Sehingga perubahan sikap ini yang memicu pertengkaran.

2. Cinta Mulai Memudar

Sejatinya bahwa rasa cinta itu fluktuatif atau bersifat naik turun, hal itu kerap terjadi saat hubungan asmara masuk usia 6 bulan. Di fase ini, kita akan kembali ke kepribadian masing-masing.

Pada awalnya, kita mungkin telah berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan pasangan, tapi saat itu dia mengeluh bahwa kebutuhannya tidak terpenuhi. Pada akhirnya ada kesadaran bahwa setiap manusia memiliki kapasitasnya dan tidak selalu bisa memenuhi harapan orang lain.

Setelah kita menjalani tahapan romantis, cobaan, dan pada akhirnya menghasilkan keputusan untuk kedepannya. Jika keduanya mampu sadar serta menerima satu sama lain, maka sudah berhasil memperjuangkan hubungan ini.

Sehingga hubungan asmara akan semakin menemukan keintimannya, alih-alih kamu harus merubah sikap pasangan, lebih baik memperbaiki diri sendiri agar lebih layak dicintai.

Melansir dari laman Dosen Psikologi, menyebutkan bahwa kegagalan hubungan itu bukan karena hilangnya rasa cinta, akan tetapi karena ketidakpuasan dan ketidakbahagiaan yang terbangun selama menjalani hubungan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore