
Ilustrasi perempuan yang salah dalam menetapkan batasan yang sehat dan tegas (freepik)
JawaPos.com – Menetapkan batasan sangat penting untuk menjaga harga diri dan hubungan yang sehat. Namun faktanya hal ini bisa jadi rumit dan melelahkan.
Anda mungkin mengira Anda tegas tetapi kemudian mendapati diri Anda merasa kesal, kewalahan atau tidak dihargai. Masalahnya sering kali tanpa sadar kita menyabotase usaha kita sendiri.
Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai beberapa kesalahan yang kerap dilakukan orang ketika mencoba menetapkan batasan yang sehat dan tegas sebagaimana dilansir dari laman Idea Pod, Kamis (15/8) sebagai berikut:
Batasan sering kali disalahpahmi. Batasan dianggap sebagai tanda keegoisan seperti Anda mengabaikan orang lain dan hanya peduli dengan kebutuhan Anda sendiri.
Batasan bukan tentang menjaga jarak atau bersikap tidak baik namun tentang perawatan diri dan rasa hormat baik untuk Anda dan orang lain. Intinya tidak apa-apa untuk mengatakan tidak ketika sesuatu terasa tidak benar atau ketika itu terlalu berlebihan.
Hal ini bukan berarti egois namun ini menyadari diri sendiri dan menghargai kebutuhan Anda sendiri.
Kesalahan lainnya orang yang berusaha menetapkan batasan adalah tidak jelas tentang batasan yang digunakan. Pasalnya tidak menjelaskan batasan Anda secara jelas tidak akan menguntungkan siapa pun. Jadi kuncinya adalah memastikan batasan Anda dan mengomunikasikan dengan efektif.
Banyak dari kita yang terjebak dalam pengorbanan batasan untuk menghindari konflik. Kita takut bahwa mempertahankan pendirian kita dapat menyebabkan pertengkaran jadi kita membiarkan semuanya berlalu begitu saja.
Bahkan kita membiarkan orang lain melewati batasan kita karena kita tidak ingin mereka merasa buruk. Namun masalahnya ketika kita melakukan ini, kita tidak hanya tidak menghargai diri sendiri tetapi juga membuat orang lain merasa bahwa mengabaikan perasaan dan kebutuhan kita adalah hal yang wajar.
Batasan bukanlah sesuatu yang ditetapkan secara kaku. Batasan adalah sesuatu yang hidup yang terus berkembang seiring pertumbuhan dan perubahan kita. Intinya seiring bertambahnya usia tentu batasan-batasan kita pun seharusnya juga berkembang.
Jadi, mulai sekarang Anda bisa belajar bersikap terbuka untuk merevisi dan memperbarui batasan Anda bisa diperlukan.
Banyak orang termasuk kita berpikir bahwa semua batasan adalah sama. Kita cenderung menganggap batasan sebagai harus besar dan tegas di atas pasir.
Namun kenyataannya batasan tersebut dapat dibuat sebesar atau sekecil yang diperlukan tergantung pada situasi dan orang yang terlibat.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
