
Ilustrasi perempuan yang terjebak dalam hubungan yang penuh kekerasan./ (Women Connection)
JawaPos.com – Kekerasan dalam hubungan, baik fisik maupun emosional, meninggalkan luka mendalam yang tak terlihat.
Namun, ironisnya, banyak perempuan memilih untuk tetap berada dalam hubungan yang merusak ini. Mengapa mereka bertahan?
Psikologi menawarkan wawasan tentang kompleksitas situasi ini. Keputusan untuk meninggalkan hubungan yang penuh kekerasan tidaklah mudah.
Berbagai faktor psikologis, sosial, dan bahkan ekonomi dapat memengaruhi pilihan seorang perempuan.
Rasa takut, harapan palsu, manipulasi, dan tekanan sosial, semuanya berperan dalam menjebak perempuan dalam lingkaran kekerasan.
Untuk itu, Jawa Pos akan mengupas sepuluh alasan psikologis mengapa perempuan bertahan dalam hubungan yang penuh kekerasan.
Dengan memahami alasan-alasan ini, kita dapat lebih berempati terhadap korban dan memberikan dukungan yang mereka butuhkan untuk keluar dari situasi berbahaya.
10 Alasan Psikologis Mengapa Perempuan Bertahan dalam Hubungan Penuh Kekerasan
Dilansir dari laman Women Connection, Rabu (14/8), inilah sepuluh alasan perempuan bertahan dalam hubungan penuh kekerasan yang toxic abusive, menurut psikologi:
1. Mereka Berharap Pelaku Akan Berubah
Siklus kekerasan sering kali melibatkan fase ‘bulan madu’ di mana pelaku menunjukkan penyesalan dan bersikap penuh kasih sayang.
Hal ini menciptakan harapan palsu bahwa pelaku akan berubah, membuat korban bertahan dengan harapan perubahan tersebut akan permanen.
2. Mereka Takut pada Pelaku
Ancaman kekerasan lebih lanjut, baik secara langsung maupun terselubung, menciptakan rasa takut yang mendalam pada korban.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
