
ilustrasi introvert.
JawaPos.com – Introvert seringkali dikenal sebagai pribadi yang menyukai kesendirian. Dengan begitu, banyak yang mengira bahwa introvert tidak bisa merasa kesepian.
Bahkan seorang introvert pun terkadang sedikit tidak mempercayai ketika dirinya kesepian. Hal tersebut karena kesepian bukanlah kata yang cocok dengan introversi.
Namun, bisakah kenyamanannya dengan kesendirian tersebut, malah membawa seorang introvert pada rasa kesepian?
Kesepian sendiri adalah hal yang wajar dialami oleh semua kepribadian, baik introvert maupun ekstrovert. Karena sebagai makhluk sosial, kita tentu tetap membutuhkan koneksi dengan orang lain.
Mengutip dari website supportiv.com, kesepian sering kali bukan disebabkan oleh kurangnya pergaulan, melainkan kurangnya kualitas pergaulan.
Perbedaan preferensi pergaulan atau gaya hubungan inilah yang terkadang mempersulit introvert untuk mendapat koneksi sebanyak yang dibutuhkan.
Dilansir dari Introvert Dear, dalam hal bersosialisasi, seorang ekstrovert cenderung lebih menyukai hal yg luas daripada mendalam. Sebaliknya, introvert lebih menyukai tipe hubungan yang dalam daripada luas.
Jadi saat seorang introvert mengatakan dirinya kesepian, menemui banyak teman atau pergi ke tempat yang ramai belum tentu menjadi solusi yang dibutuhkan. Seringkali kesepian yang dirasakan oleh introvert tersebut dapat diobati dengan kehadiran teman yang “mengerti”.
Hal tersebut juga dibahas oleh Emily White, penulis buku Lonely: A Memoir, pada podcast "All In The Mind" yang tayang di Australia. Emily White mengatakan bahwa jika introvert merasa kesepian, bisa jadi karena mereka menetapkan standar persahabatan yang tinggi.
Jadi ketika tidak dapat menemukan hubungan yang dalam, seorang introvert cenderung memilih untuk menyendiri. Terjebak dalam lingkaran kesendirian dengan 2 pilihan yaitu bersosialisasi dan memiliki hubungan secara dangkal, atau tidak sama sekali.
Padahal secara realistis, bagaimana kita bisa menjalin hubungan yang dalam jika kita tidak mencoba mengawali hubungan itu sendiri? Terlalu seringnya seorang introvert menarik diri dari interaksi sosial, membuat interaksi sosial tersebut terasa semakin menakutkan dan membuat cemas.
Melansir dari supportiv.com, hal tersebut seringkali diakibatkan karena merasa sulit diterima oleh orang lain. Perasaan takut dihakimi atau ditolak bisa menjadi salah satu alasan terkurasnya energi seorang introvert dalam suatu interaksi sosial.
Introvert bisa terlihat sangat bahagia ketika sendirian, dan kesepian di tengah keramaian. Namun nyatanya tidak selalu seperti itu.
Sebuah studi mendalam tentang kesepian dari UCLA mengungkapkan bahwa isolasi jangka panjang akan bisa mengakibatkan kesepian, bahkan untuk seorang introvert sekalipun.
Selain itu, penelitian ini mengungkapkan tren kesepian dalam keluarga, yang menunjukkan bahwa tanpa contoh bagaimana berinteraksi dengan orang lain, beberapa orang mungkin menjadi korban siklus kesepian antargenerasi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
