
Ilustrasi perempuan yang menghargai pengalaman lebih dari harta benda (freepik)
JawaPos.com – Ada sebuah gagasan menarik tentang lebih sedikit barang, lebih baik. Meski setiap pemikiran berbeda, hal ini tentu tidak boleh disalahartikan.
Pasalnya kebutuhan setiap orang berbeda dan tidak ada yang salah dengan memiliki barang bagus dan juga banyak.
Namun bagi sebagian orang, tampak sedikit lebih bersinar, tertawa sedikit lebih kerasa dan bisa menjalani hidup lebih semangat yang pada dasarnya mereka memilih pengalaman dibanding harta benda.
Hal ini juga tentang pola pikir, cara hidup yang lebih menghargai hal-hal yang tidak berwujud daripada yang berwujud. Uniknya, mereka yang menghargai pengalaman lebih dari harga benda memiliki kualitas sebagaimana dilansir dari laman The Expert Editor, Sabtu (10/8) sebagai berikut :
Orang yang lebih mementingkan pengalaman dibandingkan harta benda sering kali memahami bahwa bukan mobil mewah atau pakaian bermerek yang menciptakan hubungan yang bermakna.
Melainkan pengalaman bersama, tawa, air mata, petualangan dan cerita yang membuat orang-orang menjadi lebih dekat. Mereka bisa menginvestasikan waktu dan energi mereka untuk menciptakan momen-momen yang tak terlupakan bersama orang yang mereka sayangi.
Mereka sadar bahwa pada akhirnya hubungan antar manusia dan pengalaman bersama bisa memperkaya hidup mereka bukan barang-barang mereka miliki.
Kualitas unik lain orang yang menghargai pengalaman daripada harta benda adalah menemukan kegembiraan dalam hal-hal yang sederhana.
Mulai dari jalan-jalan di pantai saat matahari terbenam, membaca buku bagus di sore hari yang hujan, hingga makan malam di rumah bersama keluarga.
Pada dasarnya hidup memang tidak dapat diprediksi artinya sebuah perjalanan yang dipenuhi pasang surut dan lika liku. Orang yang menghargai pengalaman daripada harta menyadari bahwa barang-barang material itu bersifat sementara dan cepat berlalu.
Mereka tidak terikat oleh harta benda. Sebaliknya mereka bebas untuk menjelajah, belajar dan mengalami hal-hal baru tanpa khawatir kehilangan atau merusak barang-barang mereka.
Mereka yang berinvestasi dalam pengalaman menunjukkan tingkat kepuasan dan kebahagiaan yang lebih tinggi tidak hanya selama pengalaman itu berlangsung tetapi juga lama setelah pengalaman itu berakhir.
Orang-orang yang lebih mementingkan pengalaman daripada harta benda tampaknya telah menyadari bahwa pengalaman mampu memberikan kebahagiaan yang jauh lebih abadi daripada harta benda.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
