Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Juli 2024 | 03.38 WIB

Anak yang Tumbuh dalam Keluarga Tak Harmonis, Biasanya Memiliki 7 Karakter Menyedihkan Ini Saat Dewasa

ilustrasi seseorang yang sulit mempercayai orang lain/ Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi seseorang yang sulit mempercayai orang lain/ Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Tak semua keluarga harmonis. Sudah pasti. Orang tua yang sering cekcok, adik-kakak yang tidak akur, dan banyak lagi. Hal itu tentu berdampak pada pertumbuhan karakter anak.

Memang tak semua anak yang tumbuh dalam keluarga tak harmonis memiliki karakter buruk saat mereka dewasa. 
 
Namun begitu, kebanyakan anak yang tumbuh besar dalam keluarga yang tak harmonis mempunyai karakter buruk sebagai efek dari peristiwa traumatis yang dialaminya.
 
Dikutip dari Ideapod, Selasa (23/7), anak yang tumbuh besar dalam keluarga yang tak harmonis mempunyai kenangan yang membekas. Sehingga, karakternya ketika dewasa seringkali dibayangi kenangan tersebut.
 
 
Berikut adalah 7 karakter anak yang tumbuh dalam keluarga yang tak harmonis menurut psikologi. 
 
1) Tanggung jawab yang berlebihan
 
Bagi mereka yang tumbuh dalam keluarga yang tidak harmonis, tidak aneh untuk mengembangkan rasa tanggung jawab yang berlebihan. Sifat ini muncul karena kebutuhan.
 
Dalam lingkungan keluarga yang kacau, seseorang harus maju dan mengambil alih, meskipun mereka masih anak-anak. 
 
Ini bisa berarti mengurus adik-adik, membersihkan rumah, atau bahkan mengelola keuangan keluarga. Ini adalah mekanisme bertahan hidup.
 
Meskipun sifat ini dapat membantu dalam beberapa aspek kehidupan, namun juga dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan kelelahan. 
 
 
2) Keterpisahan secara emosional
 
Individu yang tumbuh dalam rumah yang hancur, seringkali mengembangkan bakat untuk melepaskan diri secara emosional.
 
Di tengah-tengah kekacauan keluarga, emosi bisa jadi berbahaya. Emosi dapat memperparah konflik. Jadi, beberapa orang belajar untuk mematikan diri, menjauhkan diri secara emosional dari apa yang terjadi di sekitar mereka.
 
Di masa dewasa, keterasingan emosional ini dapat menyulitkan mereka untuk menjalin hubungan yang dekat dan intim. Hal ini juga dapat menyulitkan mereka untuk mengekspresikan perasaan mereka atau memahami emosi orang lain.
 
3) Ketergantungan Bersama
 
Ketergantungan bersama adalah perilaku yang dipelajari dan dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Ini adalah jenis ketergantungan emosional yang tidak sehat, di mana seseorang terlalu bergantung pada orang lain untuk kesejahteraan emosional atau psikologisnya.
 
Dalam keluarga yang tidak harmonis, Anda mungkin tumbuh dengan keyakinan bahwa harga diri Anda bergantung pada kebahagiaan atau persetujuan orang lain. 
 
Hal ini dapat menyebabkan perilaku saling bergantung dalam hubungan Anda di kemudian hari.
 
4) Kesulitan mempercayai orang lain
 
 
Bagi mereka yang pernah mengalami dinamika keluarga yang tidak harmonis, kepercayaan bisa menjadi konsep yang menantang.
 
Tumbuh dalam lingkungan yang tidak stabil dapat menyebabkan kurangnya kepercayaan pada orang lain. 
 
5) Perfeksionisme
 
Dalam keluarga yang kacau, Anda mungkin merasa bahwa jika Anda dapat melakukan segalanya dengan sempurna, Anda dapat menghindari konflik atau kritik. 
 
Hal ini dapat menyebabkan pengejaran kesempurnaan tanpa henti di masa dewasa yang dapat melelahkan dan tidak memuaskan.
 
Untuk mengatasi ini, menerima kenyataan bahwa tidak apa-apa untuk tidak selalu sempurna merupakan perubahan besar bagi Anda. 
 
6) Berjuang dengan batasan
 
 
Batasan sangat penting bagi hubungan yang sehat. Batasan memungkinkan kita untuk membedakan kebutuhan dan keinginan kita sendiri dari kebutuhan dan keinginan orang lain. 
 
Namun dalam keluarga yang tak harmonis, batasan sering kali kabur atau diabaikan sama sekali.
 
Memahami pentingnya menetapkan batasan dan mempelajari cara melakukannya adalah langkah penting menuju hubungan yang lebih sehat.
 
7) Takut ditinggalkan
 
Tumbuh dalam keluarga yang tak harmonis dapat menanamkan rasa takut yang mendalam akan ditinggalkan pada anak.
 
Anda mungkin mendapati dirimu terus-menerus takut bahwa orang-orang akan meninggalkanmu, bahwa mereka akan mengecewakanmu seperti di masa lalu.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore