Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Juni 2024 | 19.48 WIB

Orang yang Tetap Cerdas dan Pintar di Usia 60-an Biasanya Memiliki 8 Kebiasaan Sehari-hari Ini

ilustrasi seseorang yang senang menggunakan baju band/ Sumber foto: Freepik


JawaPos.com - Menjaga kecerdasan dan kepintaran di usia 60-an bukanlah hal yang mustahil. 

Banyak orang yang mampu mempertahankan daya pikir yang tajam dan kesehatan mental yang baik melalui berbagai kebiasaan sehari-hari yang mereka adopsi. 
 
Dilansir dari Hack Spirit pada Senin (24/6), terdapat delapan kebiasaan yang biasanya diterapkan oleh mereka yang tetap cerdas dan pintar di usia lanjut.

1. Aktivitas Fisik Rutin

Salah satu kebiasaan paling penting adalah menjaga aktivitas fisik secara rutin. 
 
Olahraga seperti berjalan kaki, berenang, atau yoga dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak, memperkuat jantung, dan memperbaiki fungsi kognitif. 
 
Aktivitas fisik juga membantu dalam mengurangi risiko penyakit kronis yang dapat mempengaruhi kesehatan otak, seperti diabetes dan hipertensi.
 

Mengonsumsi makanan bergizi adalah kunci untuk menjaga otak tetap sehat.
 
Diet yang kaya akan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, protein tanpa lemak, dan lemak sehat dapat memberikan nutrisi penting yang diperlukan otak. 
 
Omega-3 yang ditemukan dalam ikan seperti salmon, serta antioksidan yang ada dalam buah beri, sangat bermanfaat untuk kesehatan otak.

3. Latihan Mental

Melatih otak secara terus-menerus adalah cara lain untuk mempertahankan kecerdasan. 
 
Aktivitas seperti membaca, menyelesaikan teka-teki, bermain catur, atau belajar bahasa baru dapat merangsang otak dan mencegah penurunan kognitif. 
 
Ini juga membantu meningkatkan memori dan keterampilan pemecahan masalah.

4. Sosialisasi Aktif

Berinteraksi dengan orang lain dan menjaga kehidupan sosial yang aktif dapat memberikan stimulasi mental yang signifikan. 
 
Melalui percakapan dan hubungan sosial, otak dirangsang untuk berpikir, mengingat, dan memproses informasi. 
 
Hal ini juga dapat membantu mengurangi risiko depresi dan kecemasan yang dapat mempengaruhi kesehatan mental.
 

Tidur yang berkualitas sangat penting untuk fungsi kognitif. Saat tidur, otak bekerja untuk memperbaiki diri, memperkuat ingatan, dan memproses informasi yang diperoleh selama seharian. 
 
Orang yang cukup tidur biasanya memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang kurang tidur.

6. Manajemen Stres

Stres yang berlebihan dapat merusak otak dan mempercepat penuaan kognitif. 
 
Oleh karena itu, orang yang tetap cerdas di usia lanjut biasanya memiliki teknik manajemen stres yang efektif. 
 
Teknik ini bisa berupa meditasi, yoga, latihan pernapasan, atau kegiatan hobi yang menyenangkan. 
 
Mengelola stres dengan baik membantu menjaga keseimbangan hormonal dan kesehatan otak.

7. Pembelajaran Seumur Hidup

Mereka yang cerdas di usia lanjut cenderung memiliki semangat untuk terus belajar sepanjang hidup. 
 
Mengambil kursus, mengikuti seminar, membaca buku baru, atau menjelajahi hobi baru dapat memperkaya pengetahuan dan keterampilan. 
 
Pembelajaran seumur hidup membantu menjaga otak tetap aktif dan terstimulasi.
 

Mengunjungi dokter secara rutin untuk pemeriksaan kesehatan adalah kebiasaan penting lainnya. 
 
Pemeriksaan kesehatan yang rutin dapat membantu mendeteksi dan menangani masalah kesehatan sejak dini sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius. 
 
Selain itu, memeriksa kesehatan mental secara berkala juga penting untuk memastikan tidak adanya gangguan yang dapat mempengaruhi fungsi kognitif.
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore