Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Juni 2024 | 00.15 WIB

5 Tanda Pertemanan Harusnya Sudah Berakhir, Apakah Kamu Sedang Mengalami Fase Ini?

Ilustrasi- Orang yang memiliki banyak teman. (Freepik) - Image

Ilustrasi- Orang yang memiliki banyak teman. (Freepik)

JawaPos.com - Pertemanan antara satu orang dengan lain merupakan sesuatu  yang berharga.

Pertemanan bisa bermula di berbagai kesempata, mulai dari skeolah, kantor, perumahan, sampai pertemuan tak sengaja di tempat paling acak sekalipun.

Seringkali, pertemanan bisa berlangsung hingga bertahun-tahun lamanya. Tak peduli musim silih berganti, seseorang bsia saja bertahan dengan teman tersebut tanpa ada perpisahan.

Namun, bukan kehidupan namanya jika tidak ada perpisahan. Selain karena peristiwa yang tidak bisa dihindar, adanya ketidaksepahaman pendapat juga bsia merujuk pada berakhirnya pertemanan.

Ada fase-fase tertentu yang menunjukkan bahwa pertemananmu sudah berada di ambang batas dan sebentar lagi bisa berakhir. Namu, tidak semua orang bsia mengetahui dan mengenali tanda-tanda tersebut.

Alhasil, pertemanan yang hanya bergantung pada seutas tali ini tetap dipertahankan. Hal ini tidak membawa kebaikan bagi kedua belah pihak.

Berikut 5 tanda yang menunjukkan fase pertemanan yang seharusnya sudah berakhir.

1. Adanya Perbedaan Mendasar

Hal paling utama disadari ketika pertemanan sudah berada di ujung adalah adanya perbedaan mendasar antara kamu dan temanmu. Dilansir dari Psychology today, nilai-nilai yang dimiliki kalian berdua bisa saja berubah seiring berjalannya waktu. 

Ditambhkan dari Web MD, kalian berdua juga sudah tidak lagi terhubung dalam frekuensi yang sama. Temanmu mungkin menginginkan hubungan pertemanan yang berbeda dengan apa yang kamu inginkan. 

Misalnya, kamu ingin hubungan persahabatan yang dalam dan erat sementara temanmu ingin pertemanan yang biasa-biasa saja.

2. Hanya Kamu yang Berusaha

Selanjutnya, usaha yang tidak sebanding dalam pertemanan adalah tandanya. Kamu mungkin jadi satu-satunya yang sellau berusaha untuk menghubungi dan mengajak main dalam segala situasi. Dilansir dari Psychology Today, perlu timbal balik agar pertemanan bisa langgeng. 

Usaha yang tidak sebanding tidak akan membawa hal baik. Dilansir dari Web MD, apabila seseorang terus menerus menjadi sosok yang menerima, hal tersebut bukanlah relasi yang seimbang. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore