Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Juni 2024 | 22.58 WIB

Tidak Berlaku Hanya untuk Pasangan, Bagaimana Cara Menerapkan Love Language dalam Keluarga

Salah satu penerapan love language dalam keluarga yakni quality time. /Sumber Foto: Pexels

JawaPos.com -  Beberapa dari kalian pasti pernah mendengar istilah love language atau bahasa cinta.

Istilah ini merujuk mengenai bagaimana tiap orang memiliki preferensinya sendiri dalam memberi dan menerima cinta

Lima love language tersebut antara lain Words of Affirmation, Physical Touch, Acts of Service, Receiving Gifts, dan Quality Time. Seseorang bisa memiliki satu atau bahkan lebih dari satu love language yang ada.

Akan tetapi, apakah love language hanya bisa diaplikasikan ke pasangan? Tentu tidak. Keluarga juga bisa menjadi pihak yang diterapkan love language. Dari orang tua kepada anak, atau dari anak ke orang tua. 

Dalam sebuah keluarga yang fungsional, cinta yang disampaikan harus mempertimbangkan love language masing-masing individu. Hal inidilakukan agar cinta yang dimiliki seseorang bisa tersampaikan dengan love language yang tepat.

Dilansir dari situs web Prudential Life UK, berikut beberapa cara untuk menerapkan 5 Love language kepada keluarga.

1. Words of Affirmation

Dalam love language ini, seseorang memilih kata-kata yang diucapkan untuk mengungkapkan atau menerima bahasa cintanya. Orang dengan love language ini senang akan kata-kata yang menunjukkan rasa cinta ditujukan pada mereka.

Untuk menghadapi seseorang dengan love language ini, kamu bisa mengungkapka rasa cinta melalui verbal atau tulisan. Sekedar surat pendek di bekal anak, ucapan semangat ke suami untuk pekerjaannya, atau terima kasih atas makanan hari ini ke ibunda.

Hal-hal sederhana seperti ini bahkan bisa membuat hari mereka semakin positif. Mereka juga merasa terapresiasi atas kinerjanya sebagai keluarga. Diharapkan hubungan antar anggota keluarga semakin erat dengan jalinan kata-kata penuh cinta.

2. Physical touch

Untuk tipe love language ini, seseorang lebih menyukai sentuhan fisik untuk mengungkapkan cinta dibandingkan apapun. Sentuhan antar pasangan memang sudah biasa, namun untuk hubungan orang tua dan anak bertukar peluk dan cium lebih kompleks dari kelihatannya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore