Baca Juga: Tak Hanya Mobil, Sepeda Motor juga Butuh Dipasang Perangkat GPS Tracker supaya AmanDalam Primbon Jawa misalnya, ada sejumlah orang yang memiliki weton tertentu dipercaya akan memiliki kekuatan spiritual dan doanya mustajab. Seperti orang yang memiliki weton Senin Legi, Senin Kliwon.Selasa Pon, dan lain-lain.
Islam juga mengenal orang-orang yang doanya istijabah atau cepat diterima oleh Allah. Kendati demikian, Islam tidak mengenal doa orang jadi mustajab hanya karena waktu atau hari kelahirannya.
Di dalam Islam, orang tidak pernah dipandang oleh Allah derajat jadi tinggi hanya berdasarkan hari kelahiran, garis keturunan, negara, suku, ras, atau etnis. Di mata Tuhan, seseorang bernilai atau tidak berdasarkan kadar ketaqwaan mereka.
Di dalam Islam memang dikenal sejumlah orang dimana doa mereka mudah diterima Tuhan. Ada doa-doa orang yang mudah diterima Tuhan karena banyak faktor, berikut 5 di antaranya:
1. Doa Para Wali
Konsep wali di dalam Islam dapat diartikan sebagai orang yang melaksanakan perintah Tuhan dan menjauhi larangan-Nya serta memiliki tingkat kedekatan jauh lebih dekat kepda Tuhan dibandingkan orang-orang pada uumumnya.
Wali ini biasanya mendapatkan anugera dari Tuhan memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh manusia pada umumnya.
Para wali Allah yang paling utama adalah para nabi dan Rasul. Namun di luar itu, ada orang-orang menyandang predikat wali karena kedekatannya kepada Tuhan sampai penghalang-penghalang yang berpotensi menjauhkan diri dengan Allah dibuka.
Para wali tidak hanya diterima doanya oleh Allah, tapi juga bisa mengetahui hal-hal yang rahasia. Termasuk mengetahui alam gaib, bahkan peristiwa yang akan datang (mukasyafah).
2. Doa Orang yang Terzalimi
Orang yang mudah diijabah oleh Allah selanjutnya adalah doa orang yang terzalimi. Sejumlah hadist Nabi menyinggung kekuatan doa orang yang terzalimi akan mudah dikabulkan Tuhan.
Dilansir dari NU Online, doa orang yang terdzalimi ini tetap mustajab sekalipun dia termasuk orang yang ahli maksiat atau non muslim sekalipun.
3. Doa Orang yang Berpuasa
Di dalam sejumlah hadist, Rasulullah bersabda tentang kekuatan doa orang yang berpuasa. Misalnya dalam hadist Rasulullah yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dari Abu Hurairah:
الصَّائِمُ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُ
Artinya, “Orang yang berpuasa itu tidak ditolak doanya.”
4. Orang yang Sedang Melaksanakan Ibadah Haji dan Umroh
Orang yang melaksanakan badah haji dan umroh termasuk orang yang spesial karena menjadi tamu Allah. Oleh sebab itu, doa orang yang melaksanakan ibadah haji dan umroh mustajab doanya.
5. Pemimpin yang Adil
Pemimpin biasanya selalu menjadi sasaran kemarahan dan kekecewaan publik atas kepemimpinan dan kebijakan yang dibuat. Sekalipun pemimpin selalu ada potensi meyalahgunaan kekuasaaannya, ada juga pemimpin adil yang menjadikan kepemimpinannya untuk kebaikan bagi banyak orang, bahkan melupakan kepentingan dirinya sendiri dan keluarga.
Mengingat tugas dan tanggung jawab seorang pemimpin sangat berat, pemimpin yang adil menjadi sangat bernilai di mata Tuhan. Doa yang dipanjatkan pemimpin adil akan diijabah Tuhhan, sebagaimana dalam sebuah hadist Rasulullah:
وَالْإِمَامُ الْمُقْسِطُ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُ
Artinya, “Pemimpin yang adil itu tidak ditolak doanya.”
Selain 5 di atas, ada beberapa kategori lain dimana doa mereka yang tidak akan ditolak oleh Tuhan. Misalnya doa anak yatim, doa orang tua ke anak, doa anak ke orang tua ke anak, doa orang sakit, dan lain-lain. (*)