Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Mei 2024 | 21.43 WIB

Apakah Kunyit Dapat Mengobati Jerawat? Berikut Faktanya Menurut Penelitian

Apakah Kunyit Dapat Mengobati Jerawat? Berikut Faktanya Menurut Penelitian (Pinterest) - Image

Apakah Kunyit Dapat Mengobati Jerawat? Berikut Faktanya Menurut Penelitian (Pinterest)

JawaPos.com - Kunyit merupakan salah satu rempah yang telah lama dianggap memiliki kegunaan sebagai obat dan masakan.

Selama ratusan tahun, kunyit disebut-sebut memiliki efek antimikroba, anti inflamasi, antioksidan, dan antitumor.

Berdasarkan sebuah studi tahun 2016, bukti awal menunjukkan bahwa produk dan suplemen kunyit/kurkumin, baik oral maupun topikal, dapat memberikan manfaat terapeutik bagi kesehatan kulit. Kurkumin adalah komponen utama kunyit.

Dilansir dari Healthline yang dikutip oleh JawaPos.com, Selasa (21/5), salah satu penyebab timbulnya jerawat yakni bakteri Propionibacterium acnes. Bakteri ini yang paling banyak di kulit manusia.

Karena kondisi tersebut orang-orang banyak menggunakan obat jerawat seperti eritromisin dan klindamisin, dikombinasikan dengan asam azelaic. Namun, seiring dengan meningkatnya resistensi obat, para peneliti terus menguji agen antimikroba baru.

Salah satu kemungkinan yang menjadi fokus penelitian mereka adalah kurkumin. Sebuah artikel tahun 2013 menunjukkan, kurkumin memiliki aktivitas antibakteri terhadap sejumlah bakteri, termasuk P. acnes (bila dikombinasikan dengan asam laurat).

Beberapa penelitian terdahulu mengkonfirmasi bahwa kurkumin dalam kunyit dapat mengurangi peradangan pada manusia, sementara artikel tahun 2017 menunjukkan bahwa kurkumin dapat membantu dalam pengelolaan kondisi oksidatif dan inflamasi.

Meskipun ada beberapa indikasi sifat anti-inflamasi kunyit, mungkin juga efektif untuk mengatasi jerawat.

Meski kunyit dapat mengatasi jerawat, namun belum ada uji klinis besar mengenai kemampuannya membantu memperbaiki atau menyembuhkan jerawat.

Sebagian orang yang percaya menyarankan untuk mengobati jerawat dengan kunyit dapat dilakukan dengan penggunaan oral atau topikal.

Konsumsi oral biasanya mengikuti tiga metode yakni memasak dengan kunyit sebagai bumbu penambah rasa, minum teh kunyit, mengkonsumsi suplemen kunyit.

Perhatikan bahwa kurkumin dapat berinteraksi dengan beberapa obat dan tidak dianjurkan untuk penderita penyakit kandung empedu.

Bicarakan dengan dokter Anda sebelum menambahkan kunyit ke dalam rencana pengobatan jerawat Anda.

Jika Anda memilih untuk menggunakan kunyit secara topikal, seperti dalam masker wajah, bicarakan dengan dokter kulit Anda tentang risiko reaksi alergi terhadap kurkumin. Pilih produk komersial yang terbuat dari kunyit.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore