Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Maret 2024 | 19.09 WIB

Suka Mencium Kucing Peliharaan? Ketahui Risikonya Agar Tak Sebabkan Masalah Pada Kesehatan Tubuh

Ilustrasi Mencium Kucing Peliharaan./freepik - Image

Ilustrasi Mencium Kucing Peliharaan./freepik

JawaPos.com - Kucing adalah hewan peliharaan yang sangat populer di kalangan banyak orang. Mereka memiliki sifat yang menggemaskan, independen, dan bisa menjadi teman yang setia bagi pemiliknya.

Kucing juga dikenal memiliki kebiasaan yang unik dan menghibur, seperti memanjat, bermain dengan mainan, dan hingga aksi lucu lainnya.

Dengan begitu, tak heran jika banyak individu yang sangat menyukai kucing karena kehangatan dan kenyamanan yang mereka berikan.

Kucing sering dianggap sebagai hewan yang bisa memberikan dukungan emosional kepada pemiliknya, dan kehadiran mereka di rumah bisa meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres.

Tidak heran jika banyak orang memilih untuk memelihara kucing sebagai hewan peliharaan.

Selama masa memelihara, tidak jarang pemilik kucing menunjukkan kasih sayangnya dengan cara mencium kucing mereka.

Perlakuan ini merupakan bentuk ekspresi kasih sayang hang diberikan oleh oemilik dengan kucing peliharaannya.

Namun, pertanyaannya adalah, apakah aman untuk mencium kucing Anda?

Dilansir dari The Animal Guardian Society pada Senin (11/3), jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang sehat dan kucing Anda bebas dari penyakit dan parasit, mencium kucing sesekali mungkin tidak akan menimbulkan penyakit pada Anda (meskipun ada kemungkinan kecil).

Namun, tidak disarankan untuk mencium kucing dengan sering, bahkan jika kucing Anda sedang mengalami sakit.
Selain itu, juga tidak direkomendasikan untuk mencium kucing di bibir.

Pasalnya, banyak penyakit yang dapat ditularkan dari kucing ke manusia (zoonosis). Kucing dan manusia dapat terinfeksi oleh bakteri umum seperti Pasteurella, staphylococcus, E-Coli, dan salmonella.

Semua bakteri tersebut sangat menular yang tentu dapat memengaruhi kesehatan Anda.

Kudis adalah infeksi jamur umum yang mudah menyebar dari kucing ke manusia dan sebaliknya, yakni dari manusia ke kucing melalui kontak langsung.

Meskipun tidak serius, namun, setelah Anda terinfeksi, Anda dapat menularkannya kepada orang lain atau hewan lain.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kucing juga mengandung beberapa bakteri di mulut mereka yang menyebabkan penyakit gusi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore