
ilustrasi berbagai jenis buah-buahan. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com – Kalau Anda tidak menderita diabetes atau sedang mencoba menurunkan berat badan, gula menjadi bahan penting dalam pola diet.
Anda bisa memulai hari dengan secangkir teh bersama campuran gula atau air lemon madu.
Gula bukan sekadar butiran kecil berwarna putih yang memberi rasa manis pada masakan, gula bisa ditemukan pada buah-buahan seperti pisang dan anggur. Dalam dunia gula, glukosa dan fruktosa biasa dikonsumsi.
Menurut ahli gizi Ekta Singhwal, glukosa adalah gula sederhana atau dikenal monosakarida, berfungsi sebagai sumber energi utama bagi organisme hidup, dikutip JawaPos.com dari Healthshots, Kamis (7/3).
Glukosa sendiri menjadi komponen kunci karbohidrat, mudah ditemukan dalam berbagai makanan kaya karbohidrat seperti roti, pasta, nasi, kentang, buah-buahan, dan sayuran.
Sementara fruktosa juga gula sederhana atau monosakarida, ditemukan dalam buah-buahan, madu, dan beberapa sayuran, pun biasa digunakan sebagai pemanis pada makanan dan minuman olahan.
Apel, jeruk, pisang, anggur, ceri, nanas, blueberry, stroberi, kiwi, mangga, wortel, ubi jalar, bit, kacang polong, jagung, paprika, dan tomat menjadi contoh makanan yang mengandung glukosa dan fruktosa.
Baca Juga: Inilah 6 Perbedaan Glukosa dan Fruktosa, Kenali Hal yang Membedakan Gula Ini Serta Sumber Alaminya!
Kendati demikian, sumbernya kurang lebih sama, namun tetap ada perbedaan antara glukosa dan fruktosa yang harus Anda ketahui, apa saja? Yuk simak!
Glukosa dan fruktosa memiliki rumus kimia sama (C6H12O6), tetapi susunan atomnya berbeda. Glukosa memiliki struktur cincin enam karbon, sedangkan fruktosa memiliki struktur cincin lima karbon, jelas Singhwal.
Perbedaan struktural ini memengaruhi bagaimana mereka dimetabolisme di dalam tubuh.
Fruktosa lebih manis dari glukosa. Perbedaan rasa manis ini memengaruhi preferensi makanan dan penggunaan gula tersebut di dalam makanan dan minuman olahan.
Glukosa dimetabolisme dalam tubuh melalui proses glikolisis, glukosa dipecah untuk menghasilkan energi, sementara fruktosa dimetabolisme di hati, ia dapat diubah menjadi glukosa atau disimpan sebagai lemak.
Baca Juga: Ternyata Empat Buah Ini Bisa Membantu Mengontrol Gula Darah Agar Tetap Stabil, Wajib Coba
Glukosa mempunyai pengaruh signifikan terhadap kadar gula darah karena cepat diserap ke dalam aliran darah. Fruktosa memiliki indeks glikemik lebih rendah dan tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah seperti glukosa.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
