Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Februari 2024 | 01.25 WIB

Jelang Imlek 2024, Berikut Bisnis Menguntungkan di Tahun Naga Kayu Menurut Ahli Fengshui

Ahli Fengshui Erwin Yap saat ditemui ANTARA, Rabu (24/1/2024). ANTARA/Fitra Ashari/am. - Image

Ahli Fengshui Erwin Yap saat ditemui ANTARA, Rabu (24/1/2024). ANTARA/Fitra Ashari/am.

JawaPos.com - Berpindah ke tahun baru, banyak orang berharap untuk mendapat keberuntungan terutama dalam aspek finansial pada Imlek tahun ini.

Erwin Yap, seorang pakar feng shui yang diwawancarai oleh ANTARA beberapa waktu lalu, menguraikan sektor bisnis yang diprediksi akan berkembang dan menonjol di tahun Naga Kayu 2024 ini.

Tahun Naga Kayu, yang ditandai oleh unsur logam sebagai pembawa keberuntungan, akan memberikan dorongan terutama pada sektor hukum dan militer.

Mereka yang aktif di bidang hukum, diperkirakan akan mendapatkan lebih banyak kesempatan di tahun naga kayu ini.

Hal ini sebagian karena kondisi ekonomi yang lebih baik daripada tahun Kelinci Air sebelumnya.

"Permintaan terhadap hukum akan meningkat karena ada banyak regulasi ekonomi yang dibutuhkan," ujar Erwin.

Selain itu, individu yang terlibat dalam bisnis logam seperti industri bangunan yang menggunakan logam, penjualan logam, gadget, mobil, dan perhiasan akan melihat peluang yang baik di tahun ini.

Pertumbuhan ekonomi yang disimbolkan oleh unsur kayu, akan memicu permintaan pada sektor logam di tahun ini.

"Kayu juga melambangkan pertumbuhan ekonomi, bisnis yang berkaitan dengan kayu akan berkembang di tahun ini seperti industri tekstil, karpet, percetakan wallpaper, furnitur, dan sektor pendidikan seperti lembaga kursus atau sekolah, serta penerbitan buku-buku," katanya.

Namun, untuk tahun Naga Kayu 2024, Erwin menilai bahwa unsur tanah dan air akan menghadapi tantangan.

Bisnis yang terkait dengan air, seperti transportasi dan perusahaan telekomunikasi, mungkin akan mengalami hambatan dan kesulitan.

Meskipun begitu, perusahaan dapat mengadopsi aspek positif dari elemen logam, yang melambangkan manajemen, untuk menerapkan pembaruan sistem di dalam perusahaan dan meningkatkan manajemen yang baik.

Sementara itu, pada unsur tanah, Erwin menyarankan untuk menghindari memulai bisnis baru seperti properti atau kos-kosan.

Sebagai langkah antisipasi, Erwin menyarankan untuk mengelola bisnis yang sudah ada yang terkait dengan unsur tanah, namun tidak mencoba memulai bisnis baru dalam waktu setahun ke depan.

"Di tahun Naga ini, diprediksi akan banyak renovasi daripada pembangunan baru rumah. Developer mungkin akan membangun lebih banyak, tetapi bisnis yang terkait dengan pengadaan tanah atau pasir akan mengalami kendala di tahun ini," tutup Erwin.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore