Makanan dan Minuman Pantangan Bagi Ibu Hamil. (Sumber: freepik.com/gpoinstudio)
JawaPos.com – Ketika kehamilan, ibu perlu memerhatikan kesehatan dirinya dan janin dengan lebih memperketat asupan makanan serta minuman yang hendak dikonsumsi. Sebab, ada beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari saat hamil.
Makanan dan minuman tersebut wajib dihindari karena bisa saja terdapat kandungan parasit berbahaya di dalam makanan tersebut. Sedangkan, janin memerlukan makanan dengan nutrisi yang baik dan sehat. Berikut ini daftar makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari ibu hamil, untuk meminimalkan risiko pada bayi dalam kandungan.
1. Daging, makanan, laut, unggas mentah atau setelah matang
Makanan terutama daging atau makanan laut yang mentah atau kurang matang adalah parasite Toxoplasma, yang dapat menginfeksi bayi dalam kandungan. Makanan mentah juga mengandung bakteri yang menyebabkan keracunan makanan, seperti bakteri E.coli, salmonella, dan Campylobacter. Ibu hamil sebaiknya mengonsumsi makanan yang matang sempurna.
Baca Juga: Bahlil Minta Tukin Pegawai BKPM Naik Kayak DJP Kemenkeu, Jokowi: Sudah Saya Sanggupi, Saya Urus
2. Telur setengah matang
Telur setengah matang memang nikmat, namun mengonsumsi telur setengah matang dapat mengandung salmonella. Ketika ibu hamil mengonsumsi telur mentah atau telur setengah matang bisa menyebabkan keracunan makanan, sehingga mengalami diare, muntah, sakit kepala, hingga sakit perut. Kondisi ini bisa membahayakan bayi, sistem kekebalan tubuh akan melemah dan menghambat perkembangan pada bayi.
3. Susu yang tidak dipasteurisasi
Dikutip dari Mom Junction, mengonsumsi susu yang tidak dipasteurisasi atau mentah selama kehamilan tidak aman. Susu yang tidak dipasteurisasi mengandung bakteri berbahaya, yang dapat membahayakan kesehatan bayi.
4. Buah dan sayur yang tidak dicuci
Buah-buahan dan sayur-sayuran yang tidak dicuci mengandung parasit toksoplasma yang berbahaya bagi perkembangan bayi. Toksoplasmosis mencemari tahan, ketika kamu tidak mencuci buah-buahan atau sayur-sayuran kemungkinan kamu menelan mikroba berbahaya.
Bilas buah dan sayur hingga bersih dengan air mengalir. Kupas atau gosok permukaannya untuk menghindari bakteri yang masih menempel.
5. Kafein
Jumlah kafein yang lebih tinggi dapat meningkatkan kemungkinan keguguran atau bayi lahir dengan berat yang rendah. Membatasi asupan kafein hingga 200 mg sehari. Kafein dapat ditemukan dalam teh, cokelat, dan banyak minuman energi.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
