Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 November 2023 | 17.57 WIB

8 Mitos Haid yang Beredar di Kalangan Remaja, Mulai dari Tidak Boleh Keramas hingga Berenang

Ilustrasi masa periode haid./sumber : Freepik.com - Image

Ilustrasi masa periode haid./sumber : Freepik.com

JawaPos.com – Haid atau menstruasi bak sudah menjadi tamu bulanan yang rutin berkunjung pada setiap kaum wanita di dunia.

Ketika menginjak remaja, para Ibu akan mulai memberikan banyak masukan dan larangan terhadap putrinya tentang apa saja yang harus dilakukan saat masa haid tiba.

Namun, seiring berjalannya perubahan kondisi fisik maupun psikis selama periode menstruasi membuat banyak mitos mengenai haid beredar di kalangan remaja.

Mitos-mitos yang kerap dipercayai oleh sebagian besar wanita terutama remaja, sempat membuat resah dan menghambat sebagian aktivitas yang faktanya boleh dilakukan.

Melalui laman Siloam Hospitals, yang dilansir JawaPos.com pada Jumat (10/11), berikut mitos-mitos tentang haid yang telah beredar di kalangan remaja.

  1. Tidak boleh keramas saat sedang haid

Mitos popular ini kerap dipercaya oleh sebagian besar wanita hingga remaja saat sedang haid, karena bisa menghambat aliran darah sehingga berbahaya untuk kesehatan.

Hal ini perlu diluruskan, bahwa tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa keramas saat datang bulan dapat mempengaruhi kesehatan tubuh.

Alih-alih berbahaya bagi kesehatan, keramas dengan air hangat justru dapat membuat tubuh kamu menjadi lebih rileks serta membantu meringankan sakit kepala yang sering dialami oleh wanita dan remaja selama periode menstruasi.

  1. Mengkonsumsi mentimun dapat membuat haid lebih lama

Mengkonsumsi mentimun sering dianggap dapat menghambat aliran darah haid sehingga berisiko membuat haid berlangsung lebih lama.

Nyatanya, lama menstruasi pada wanita tidak dipengaruhi oleh makanan, melainkan dipengaruhi  oleh faktor hormon estrogen dan progesteron, stres, indeks massa tubuh, dan lain-lain.

  1. Darah haid merupakan darah kotor

 Sebagian orang awam menganggap bahwa darah yang keluar selama haid merupakan darah kotor atau hasil pembersihan racun dan kotoran di dalam tubuh.

Namun, hal tersebut hanyalah mitos belaka. Pada dasarnya, darah haid merupakan hasil peluruhan dinding rahim dan selaput lendir karena tidak terjadi proses pembuahan sel telur oleh sperma.

  1. Haid tidak teratur tanda kurang subur

Mitos lainnya yang sering dipercayai para wanita adalah haid tidak teratur merupakan tanda kemandulan atau infertilitas.

Faktanya, ada berbagai faktor yang bisa menyebabkan kamu menjadi tidak teratur, mulai dari pola hidup tidak sehat, stres, ketidakseimbangan hormonal, hingga mengidap kondisi medis tertentu.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore