Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 Oktober 2023 | 05.37 WIB

5 Cara Bijak Pengelolaan Keuangan bagi Pelaku UMKM, Usaha Berkembang, Cuan Lancar, dan Anti Boncos

Ilustrasi mengelola keuangan.

JawaPos.com – Pengelolaan keuangan adalah hal krusial dalam menjalankan usaha, termasuk bagi para pegiat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Di Indonesia, UMKM tercatat sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Oleh sebab itu, para pelaku UMKM memiliki peran penting dalam sektor ini, salah satunya dimulai dengan pengelolaan keuangan.

Berikut 5 cara pengelolaan keuangan yang dapat dilakukan oleh Pelaku UMKM menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam sikapiuangmu.ojk.go.id:

  1. Disiplin melakukan pencatatan keuangan

Mencatat segala pemasukan dan pengeluaran bisnis setiap harinya adalah hal yang paling penting dilakukan bagi pelaku usaha apapun termasuk pelaku UMKM. Wajib bagi pengusaha untuk setidaknya mengetahui biaya operasional usahanya, profit yang didapat, dan modal yang digunakan untuk usaha. Pencatatan keuangan ini dapat Anda lakukan di buku kecil atau gadget.

  1. Pisahkan keuangan pribadi dan usaha

Memisahkan keuangan pribadi dan usaha dapat membantu pelaku UMKM untuk lebih mudah mengelola keuangan usaha yang dijalaninya, seperti dalam pengambilan keputusan dan mengevaluasi kinerja usahanya.

  1. Podansi bisnis yang kuat dan terlindungi

Apabila keuangan perusahaan telah tercatat dengan baik dan keuntungan sudah terukur akurat, sisihkan sebagian keuntungan tersebut untuk melindungi usaha Anda. Perlindungan usaha tersebut dapat berupa dana darurat dan asuransi. Dana darurat berfungsi sebagai cadangan dana apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dan dapat mengganggu operasional usaha, sedangkan asuransi berperan sebagai pengalihan risiko agar tidak perlu menanggung biaya yang besar apabila ada hal yang tidak sesuai keinginan.

  1. Perencanaan dan pengelolaan utang

Utang dalam bisnis atau usaha dapat menjadi pengungkit dalam meningkatkan kapasitas dan performa usaha. Akan tetapi, apabila sebelumnya Anda sudah memiliki utang, sebaiknya pertimbangkan rasio utang terhadap aset yang dimiliki tidak lebih dari 50%, serta perbandingan utang dengan pendapatan tidak lebih dari 30%.

  1. Tetapkan target dan evaluasi

Evaluasi bisnis secara berkala sangat dibutuhkan dalam menganalisis apakah kegiatan operasional usaha sudah tepat serta perbaikan apa yang dapat dilakukan selanjutnya demi keberhasilan bisnis kedepannya.

Pengelolaan keuangan bisnis merupakan hal yang sangat penting dalam berlangsungnya sebuah bisnis, sebab semakin berkembang bisnis yang dijalankan maka semakin detail pengelolaannya. Dengan pengelolaan keuangan yang baik dan benar dapat membantu pelaku UMKM dalam merapihkan masalah keuangan sedini mungkin.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore