Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 September 2020 | 20.06 WIB

Dior Gunakan Kain Tenun Ikat Indonesia di Paris Fashion Week

Koleksi Dior yang gunakan kain tenun ikat Indonesia di ajang Paris Fashion Week. ANTARA - Image

Koleksi Dior yang gunakan kain tenun ikat Indonesia di ajang Paris Fashion Week. ANTARA

JawaPos.com - Tenun Ikat Indonesia kini menembus panggung mode dunia. Kali ini, merek mode Christian Dior membawa kain tenun ikat Indonesia ke dalam koleksi terbaru di Paris Fashion Week.

Dalam gelaran fashion show, Dior memang menampilkan aneka material dalam busananya. Direktur Kreatif Dior Maria Grazia Chiuri dalam sebuah pernyataan, mengungkapkan, koleksi kali ini memang mengeksplor lebih banyak kehidupan.

"Kami buat koleksi ini melalui pendekatan dengan lebih banyak ide desain. Kita hidup dengan cara yang berbeda pada saat ini, dan lebih banyak tinggal di rumah dalam keintiman kita. Maka pakaian yang dikenakan juga harus mencerminkan gaya hidup baru ini," kata Chiuri.

Dilansir Reuters, Rabu, Chiuri menampilkan sejumlah busana yang lebih longgar, garis-garis halus dengan kain-kain yang melambai. Jika dilihat dari koleksinya, kali ini Dior memang memberikan sentuhan lembut. Berbeda dari koleksi busana sebelumnya yang identik dengan jaket bar klasik berstruktur dengan banyak kancing.

Sentuhan lembut terlihat dalam mantel musim semi yang menyerupai kimono dalam rangkaian motif paisley, garis-garis warna celup (tie-dye). Serta motif dan aplikasi bunga.

Tak hanya busananya, panggung runway pun dibuat sedemikian rupa untuk mendukung pagelaran. Para model berjalan diiring alunan suara paduan suara. Terlihat busana di antara instalasi seni yang mengingatkan kita pada jendela kaca patri bergaya Gotik.

Bahkan, jendela dekorasi karya seniman Italia, Lucia Marcucci itu dirancang menggunakan tambal sulam foto dan kliping koran.

Dior sendiri memang memberanikan diri menggelar fashion show secara fisik. Namun Dior tetap menerapkan jarak sosial dan protokol kesehatan.

Para tamu mengenakan masker wajah dan diminta untuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh. Selain itu jumlah kerumunan untuk pagelaran busana fisik kinni dibatasi maksimum 300 orang dari jumlah biasanya yang mencapai, dengan kerumunan dibatasi 800 hingga 1.000 orang.

Paris Fashion Week atau Pekan Mode Paris dibuka pada Selasa 29 September 2020 dan berlangsung selama sepekan hingga 6 Oktober. Pekan Mode Paris ini juga akan mencakup perpaduan acara baik fisik maupun digital.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=IDBASH8dCfI

 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore