
Johnny Depp dan Amber Heard. (WIN MCNAMEE/GETTY IMAGES/AFP)
JawaPos.com - Usai kasus Johnny Depp dan Amber Heard mencuat di berbagai pemberitaan, banyak orang kemudian menyoroti hubungan yang tidak sehat atau toxic. Namun, dalam sebagian besar kasus, orang tidak menyadari bahwa mereka sedang terjebak dalam hubungan tersebut.
Violet Lim yang merupakan Chief of Cupid dan CEO Lunch Actually, pelopor dating agency di Asia, mengungkapkan tanda-tanda hubungan toxic yang perlu diwaspadai.
Cemburu berlebihan dan kurangnya kepercayaan
Hubungan seharusnya menjadi tempat aman untuk menjadi diri sendiri, memiliki seseorang yang bisa diandalkan, dan sama-sama tumbuh menjadi orang yang lebih baik dalam setiap aspek.
Dalam hubungan yang toxic, kedua belah pihak akan sangat kompetitif. Mereka tidak akan membiarkan pasangannya menjadi lebih baik atau bersama seseorang yang lebih baik dari mereka.
Salah satu pihak juga akan takut pasangannya meninggalkan mereka. Dengan demikian, mereka akan mengendalikan pasangannya tentang siapa yang ditemui, siapa yang disukai, dan tidak membiarkan pasangannya tumbuh menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri.
Tidak ada take and give
Hubungan yang sehat adalah hubungan di mana keduanya merasa bahagia dengan saling memenuhi kebutuhan dan keinginan masing-masing.
Ketika Anda merasa selalu menjadi pihak yang menyenangkan pasangan dan hanya memikirkan apa yang membuat pasangan Anda bahagia tanpa mempertimbangkan kebahagiaan Anda sendiri, Anda harus berhenti.
Sering kali, Anda berpikir bahwa hal itu normal dan Anda masih dapat menoleransi perilaku pasangan Anda. Kemudian, Anda berharap pasangan akan berubah. Tapi nyatanya, Anda hanya akan memberikan sesuatu kepada pasangan tanpa mendapatkan sesuatu kembali.
Membuat alasan atas perilaku buruk pasangan
Jika ada teman dekat yang mengkritik pasangan Anda, kemudian Anda selalu berargumen bahwa dia tidak mengenal pasangan Anda sebaik Anda, padahal hati kecil Anda tidak mengatakan demikian, ini adalah tanda bahaya.
Ketika Anda merasa dipaksa untuk membela pasangan, Anda perlu memikirkan kembali hubungan yang sedang dijalani.
Komunikasi terasa melelahkan
Anda perlahan-lahan berhenti untuk mengatakan apa yang sedang dirasakan karena sudah tahu ke mana arah pembicaraan akan berakhir.
Misalnya, ketika Anda mengatakan, "Saya merasa sangat sedih tentang pekerjaan akhir-akhir ini," dan dia menjawab, "Kamu tampak baik-baik saja ketika teman-temanmu ada, kenapa kamu mengeluh saat bersama saya?". Perkataan dia akan membuat Anda merasa bahwa semua yang terjadi adalah salah Anda sendiri.
Jika Anda merasakan hal-hal tersebut, maka sudah saatnya Anda untuk mempertimbangkan kembali hubungan yang sedang Anda jalani sebelum melangkah lebih jauh. Jika sulit keluar dari hubungan yang toxic, Anda bisa mencari bantuan dari seseorang yang Anda percayai atau bahkan tenaga profesional jika diperlukan. (*)

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
