
Jesica Fitriana Martasari, Runner Up Puteri Indonesia 2019.
JawaPos.com - Nama Jesica Fitriana Martasari terdengar lewat ajang Puteri Indonesia 2019. Bersaing ketat dengan Frederika Alexis Cull, Jesica yang merupakan perwakilan Puteri dari Jawa Barat akhirnya meraih posisi Runner Up Puteri Indonesia.
Meski menduduki peringkat kedua, Jesica ternyata memiliki prestasi lainnya. Bahkan aktif terlibat di kegiatan sosial. Berikut fakta mengenai Jesica Fitriana Martasari.
1. Berdarah Sunda-Pakistan, Jesica merupakan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB)
Jesica lahir di Jawa Barat, 31 Maret 1995. Sejak kecil ia sudah mempunyai impian menjadi Puteri Indonesia. Perempuan yang memiliki tinggi 170 cm itu lulus dari Institut Teknologi Bandung (ITB) setelah lolos SNMPTN 2013 program studi Sekolah Bisnis dan Manajemen.
2. Aktif di Kegiatan Sosial Khususnya ADHA
Jesica aktif dan fokus pada ADHA (Anak dengan HIV/AIDS). Ia kerap melakukan kunjungan ke salah satu rumah ADHA di kawasan Bogor, Jawa Barat.
3. Terpilih Sebagai Puteri Indonesia Pariwisata 2019
Jesica terrpilih menjadi Puteri Indonesia Pariwisata 2019. Karenanya, Jesica berhak mewakili Indonesia di ajang Miss Supranational 2019 yang akan diselenggarakan akhir 2019 di Polandia.
4. Jesica Sempat Menjadi Korban Bully
Dalam sebuah unggahan di akun pribadinya @jesicafitriana, Jesica sempat di-bully sebelum mengikuti ajang Puteri Indonesia. Namun, hal itu yang membuatnya sedih dan termotivasi.
"Gendut, pendek, jelek, dan dibully. Ya, itulah hal yang pernah saya alami dulu. Sedih dan hanya bisa terdiam menerima semua perkataan tersebut," tulis Jesica dalam unggahannya pada 13 Februari 2019 lalu.
Namun, setelah menonton tayangan Puteri Indonesia, ia terinspirasi melihat wanita-wanita cantik yang berwibawa dan berprestasi untuk mengharumkan nama bangsa. "Sejak saat itu saya terinspirasi untuk merubah pola hidup saya menjadi lebih baik dengan rajin berolahraga, mengatur pola makan, dan lebih perduli terhadap penampilan saya," jelas Jesica.
5. Pernah Gagal Lolos Puteri Indonesia
Jesica mengungkapkan perjuangannya tak mudah karena membutuhkan ketegaran, semangat, konsistensi, dan waktu untuk mencapai apa yang ia impikan. Dia pun sempat tak lolos di Puteri Indonesia 2018. Selama setahun Jesica memperbaiki diri dengan lebih rajin lagi berolahraga untuk mengurangi berat badan, terapi untuk pengobatan skoliosis serta untuk menambah tinggi badan, menggunakan behel untuk merapikan posisi gigi yang masih berantakan, berlatih catwalk, berlatih public speaking, dan lain sebagainya.
"Sampai akhirnya pada tahun ini, saya memberanikan diri lagi untuk mengikuti pemilihan Puteri Indonesia 2019 dan berhasil lolos mewakili Jawa Barat," tegas Jesica Fitriana Martasari.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
