
Lada hitam adalah sumber mineral yang kaya kandungan gizi seperti kalium, kalsium, magnesium, fosfor, natrium, serta vitamin, sehingga bermanfaat untuk tubuh.
JawaPos.com - Lada biasa digunakan dalam masakan sehari-hari. Berbagai menu biasanya menggunakan lada khususnya lada hitam sebagai nama menu masakan. Sebut saja ayam lada hitam atau sapi lada hitam yang menggugah selera. Di balik rasanya yang pedas dan hangat, lada juga punya manfaat bagi kesehatan.
Rempah ini sudah sejak lama dipercaya sebagai obat. Lada hitam adalah tanaman buah dari keluarga Piperaceae. Piperin kimia, hadir dalam lada hitam dan menyebabkan kepedasan. Sejak zaman kuno, lada hitam adalah salah satu rempah yang paling banyak diperdagangkan di dunia.
Lada juga sering disebut dengan nama merica. Karena sifat antibakterinya, lada digunakan untuk mengawetkan makanan. Lada hitam juga merupakan agen antiinflamasi yang sangat baik.
Dilansir dari Organic Fact, Senin (14/1), lada hitam adalah sumber mineral yang kaya kandungan gizi seperti kalium, kalsium, magnesium, fosfor, natrium, folat serta vitamin seperti tiamin, riboflavin, niasin, vitamin B6, vitamin E dan vitamin K. Berikut manfaat lada hitam untuk kesehatan.
Obat Flu
Lada bisa membantu menambah nafsu makan serta meredakan batuk-pilek. Saat flu akan lebih baik jika menyantap sup dengan tambahan lada.
Tangkal Radikal Bebas
Antioksidan dalam lada dapat mencegah atau memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas dan membantu mencegah banyak penyakit. Menurut sebuah studi review oleh Jie Zheng, lada juga antitumor untuk berbagai jenis kanker seperti kanker payudara, kanker kolorektal, dan kanker prostat.
Meningkatkan Kesehatan Pencernaan
Konsumsi lada meningkatkan sekresi asam hidroklorat di lambung, sehingga memudahkan pencernaan. Pencernaan yang tepat sangat penting untuk menghindari diare, sembelit, dan kolik. Lada juga membantu mencegah pembentukan gas usus.
Perawatan Kulit
Lada membantu menyembuhkan vitiligo, yang merupakan penyakit kulit akibat kehilangan pigmentasi normal dan memutih. Menurut peneliti di Oregon Health & Science University, kandungan lada piperine dapat merangsang kulit untuk menghasilkan pigmen melanosit. Ini juga mengurangi kemungkinan kanker kulit karena radiasi ultraviolet yang berlebihan.
Menyehatkan Pernapasan
Dalam praktik herbal, lada ditambahkan bisa mengobati pilek dan batuk. Lada juga meringankan sinusitis dan hidung tersumbat. Lada memiliki sifat ekspektoran yang membantu memecah lendir dan endapan dahak di saluran pernapasan. Tambahkanlah lada dalam sup atau semur.
Cegah Kolesterol

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
