
Ilustrasi berbagai perhiasan yang digemari wanita.
JawaPos.com - Pecinta perhiasan dan aksesori kini bukan hanya sekadar membeli atau memakainya. Jika menyukai berbagai pernak-pernik perhiasan, mengapa tidak mencoba mendesain sendiri. Sebab kini semakin terbuka bagi siapa saja yang ingin mempelahari desain aksesori dan perhiasan dengan mudah.
Management Development Institute of Singapore (MDIS) telah menambahkan Jewellery Design ke dalam daftar program dan kursus berbasis keterampilan melalui joint venture dengan Jewellery Design and Management International School (JDMIS). Program JDMIS melengkapi kurikulum MDIS School of Fashion and Design dan memungkinkan untuk menawarkan program dan kursus bagi siapa saja pecinta desain aksesori.
"Sehingga lebih beragam untuk membina lulusan yang siap di masa depan, ” kata
Sekretaris Jenderal (Sekjen) MDIS, R Theyvendran dalam keterangan tertulis, Kamis (30/8).
Program itu merupakan program yang tersertifikasi untuk menciptakan lulusan Diploma dan Diploma Lanjutan, termasuk desain perhiasan, seni logam mulia, seni perhiasan fashion, praktik perdagangan permata, tren dan kewirausahaan perhiasan. Sekolah ini juga memberikan pengalaman pendidikan di luar kelas yaitu ekspedisi ke luar negeri ke pembudidayaan mutiara di Indonesia oleh pemimpin global mutiara Atlas, ke tambang batu permata dan pasar di Sri Lanka dengan Sapphire Capital Group, dan Gem Fair di Hong Kong.
Ekspedisi lapangan ini memungkinkan siswa untuk memiliki pengalaman langsung dalam hal pengadaan perhiasan, logistik, dan perdagangan barang bekas. Sejak didirikan 10 tahun lalu di Singapura, JDMIS telah melatih lebih dari 5.000 individu di 56 negara, juga brand lokal dan internasional yang ternama.
Salah satu alumni JDMIS Ernest Yeo mengatakan tentu era media sosial membuat perkembangan dunia perhiasan semakin populer. Maka para penggemar perhiasan dan siapa saja yang berbakat menjadi desainer tentu memperoleh fasilitas yang lebih mudah.
"Seniman, pengusaha dan banyak lainnya dari semua lapisan masyarakat, untuk saling dapat berbagi pengetahuan, ide dan pengalaman berharga," tandas Ernest.
Didirikan pada tahun 2007, JDMIS adalah satu-satunya Jewellery School di Singapura yang menyediakan pendidikan perhiasan yang terintegrasi dan komprehensif. Pendiri dan Dekan Jewellery School Tanja Manuela Sadow, adalah designer yang telah memenangkan berbagai penghargaan di kancah internasional dan merupakan pendidik perhiasan (jewellery educator) terkenal dengan lebih dari 30 tahun pengalaman di seluruh Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
