
Pastikan minum air 11-15 gelas air per hari untuk menghindari dehidrasi.
JawaPos.com - Tubuh terdiri dari lebih 60 persen air. Air berfungsi membantu mengangkut nutrisi ke sel-sel, memindahkan limbah keluar dari tubuh, dan memainkan peran penting dalam respirasi dan metabolisme energi. Menurut National Academy of Sciences's Institute of Medicine Amerika Serikat, seseorang bisa kehilangan cairan ketika bernapas, buang air ke kamar mandi, dan berkeringat. Maka jangan sampai tubuh dehidrasi.
"Dehidrasi merusak jaringan kita dan menurunkan volume darah kita, yang dapat mengurangi aliran darah ke organ vital," kata Ilmuwan Senior di Neuroscience and Aging Laboratory Tufts University Dr Irwin Rosenberg, M.D., seperti dilansir dari Cosmopolitan, Sabtu (12/5).
Itulah mengapa dehidrasi ringan dapat memicu sakit kepala, urin yang gelap, dan menyebabkan mulut kering. Ahli Diet Melissa Majumdar menjelaskan minum terlalu sedikit atau terlalu banyak dapat membuang konsentrasi elektrolit tubuh. Campuran mineral seperti natrium memungkinkan saraf mengirim pesan ke seluruh tubuh untuk berfungsi dengan baik.
Oleh karena itu, berikut ulasan seputar kebutuhan cairan pada tubuh dan juga tanda-tanda mengalami dehidrasi yang perlu diketahui.
Cara Menghitung Kebutuhan Cairan Harian
Kebanyakan wanita dewasa membutuhkan 11 cangkir cairan per hari. Sementara kebanyakan pria membutuhkan sekitar 15 cangkir. Tetapi sebagian besar tergantung pada berat badan dan tingkat aktivitas. Ada 8 ons cairan dalam satu cangkir.
Saat suhu panas, tubuh kehilangan lebih banyak air dan elektrolit melalui keringat, yang menguap untuk membuat tubuh tetap dingin. Sedangkan, saat suhu dingin atau di ketinggian tinggi, seseorang kehilangan air ekstra setiap kali menghembuskan napas.
Penyakit juga dapat mempengaruhi keseimbangan cairan tubuh. Tubuh mengeluarkan banyak air ketika muntah atau mengalami diare. Untuk memulihkan, maka solusinya adalah banyak minum atau minuman olah raga, yang tidak seperti air atau mengandung elektrolit restoratif.
Tanda-tanda Dehidrasi
Tanda pertama yang didapatkan dari kurangnya asupan cairan adalah berkurangnya air liur dan mulut kering. Minum banyak cairan itu dapat membawa tubuh kembali terhidrasi.
Untuk memeriksa apakah cukup air, maka cek urin. Jika warnanya kuning muda, berarti terhidrasi dan sistem bekerja dengan baik.
Makanan Juga Mengandung Air
Air dari makanan diserap oleh saluran pencernaan seperti air yang diminum. Rata-rata orang mendapatkan sekitar 20 persen dari cairan yang mereka konsumsi dari makanan. Misalnya, dari buah dan sayuran, seperti melon, stroberi, kubis, seledri, dan bayam.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
