
ASYIK: Suasana Cooking Class yang merupakan serangkaian acara dari Taste of Hungary yang diselenggarakan oleh JW Marriot bersama dua chef dari Hungaria yaitu Chef Albin Timar dan Chef Atila Timar. (8/5).
JawaPos.com - Memasak memang mengasyikkan, apalagi jika dilakukan beramai-ramai. Menunya juga spesial. Sebab, hampir seluruh peserta belum pernah mencobanya.
Setelah memasak, mereka makan bersama-sama. Itulah yang terlihat pada acara cooking class Taste of Hungary di The Pavilion Restaurant, JW Marriott Hotel Surabaya, kemarin (8/5).
Kelas memasak dipandu langsung oleh dua chef asal Hungaria, Attila Timar dan Albin Timar. Mereka berkolaborasi untuk membuat tiga menu masakan tradisional ala Hungaria selama dua jam. Yakni, tarragon chicken ragout soup (makanan pembuka), Budapest style tenderloin (makanan utama), dan vargabeles (hidangan penutup).
’’Semua bahan tersedia. Pastikan semua alat dan bahan dalam keadaan bersih,” ucap Attila saat membuka kelas memasak kemarin. Hal itu dianggap penting karena dapat memengaruhi cita rasa masakan. ’’Kalau sudah, ambil paprika dan jamur lebih dulu,” tutur Albin. Tangan mereka begitu cekatan dalam memasak. Sambil mengatur alat dan bahan, mereka dengan sabar menerangkan proses memasak menu Hungaria kepada para peserta.
Sesekali mereka menghampiri meja peserta. Kalau ada yang kurang tepat, mereka langsung membenarkannya. Albin menyebutkan, tiga menu yang dihidangkan kali ini sangat spesial. Masyarakat Hungaria mengonsumsi menu-menu tersebut sehari-hari. Menu itu paling ditunggu saat berkumpul bersama keluarga. ’’Membuatnya mudah. Jadi, kalian bisa mempraktikkannya di rumah,” kata pria yang mendapat penghargaan silver medal pada IKA Culinary Olympics, Jerman, pada 2016 tersebut.
Albin menerangkan, yang spesial pada menu Hungaria adalah bahan-bahan yang digunakan. ’’Proses dan tekniknya hampir sama. Kemarin (Minggu, Red) saya berkeliling Surabaya untuk melihat cara masak. Ya sama dengan kami,” tuturnya.
Masakan Hungaria terfokus pada rasanya yang menjadi ciri khas. Karena itu, pemilihan bahan makanan dianggap penting. ’’Memakai banyak bumbu,” terang Albin. Terutama penggunaan paprika. Hampir setiap makanan Hungaria menggunakan paprika jenis apa pun.
Salah seorang peserta, Jack Putra, mengaku excited. Kelas memasak tersebut adalah pengalaman pertamanya. Dia juga pemula dalam dunia masak. ’’Seru. Baru coba masakannya sekaligus bisa masaknya,” ujar Jack. ’’Bagian yang paling sulit itu ngimbangin rasanya,” timpal Chrisnawan, peserta lainnya.
General Manager JW Marriott Hotel Surabaya Colin Young menuturkan, event itu bertujuan memperkenalkan budaya Indonesia dan Hungaria. ’’Salah satunya lewat masakan. Selamat menikmati,” katanya. (bri/jpk/c18/jan)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
