
Sentuhan tenun ikat Troso khas Jepara dalam seragam baru karyawan BCA.
JawaPos.com - Tak sekedar pelengkap acara adat, kain tenun kini menjelma menjadi salah satu busana yang kekinia. Selain digunakan saat acara formal, busana berbahan dasar tenun sangat cantik jika dikenakan saat ke kantor.
Mengapreasiasi kekayaan Wastra Nusantara, PT Bank Cental Asia (BCA) mengembangkan seragam baru korporasi bermotif tenun ikat. Kali ini menggandeng perancang busana Didiet Maulana, BCA menginisiasi seragam model baru demi memperkuat identitas di lebih dari 1200 kantor cabang seluruh Indonesia.
Tentunya, ungkap Didiet, ia mengaku bangga sebab saat ini dunia korporasi semakin peduli terhadap kain tradisional, khususnya tenun.
"Hal ini selaras dengan adanya ekonomi kreatif sehingga menumbuhkan kreatifitas dari para penenun. Saat ini pihak korporate melihat ini sebagai sesuatu yang unik dan baru. Termasuk BCA ingin relate dan being relevant dengan tenun sebagai satu trend fashion modern," jelas Didiet Maulana usai konferensi press acara bertajuk 'Tenun Ikat, Indonesian Legacy into the spotlight' di Menara BCA, Jakarta Pusat, Senin (9/7).
Untuk proyek kolaborasi ini, pihaknya mengambil tema 'Sarupa' yang merupakan nama dari lini seragam tenun ikat miliknya. Memiliki makna keberagaman, ia ingin menyampaikan semangat kolaboratif dan inspiratif antara para praktisi, pengrajin lokal, dan pihak korporasi lewat pengembangan tenun ikat khas Indonesia.
Pada kesempatan ini, Didiet telah menjalani serangkaian proses kreatif dan diskusi dengan para pengrajin hingga final desain selama sekitar 8 bulan. Dilanjutkan dengan proses produksi yang memakan waktu 6 bulan. Selama proses pengerjaan seragam ini, BCA dan IKAT Indonesia memberdayakan lebih dari 2500 pengrajin di Desa Troso, Jepara Jawa Tengah.
"Kalo kita merancang seragam banyak hal yang harus diperhatikan. Yang terpenting harus mengakomodasi keinginan korporasi. Saya harus bolak balik ketemu klien untuk diskusi desain. Saya juga memilih pengrajin potensial yang sanggup untuk menggarap order tersebut dengan cepat," tambahnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
