Ilustrasi mindful eating (Dok. Freepik)
JawaPos.com – Di tengah kesibukan saat ini, makan seringkali berubah fungsi. Bukan lagi sebagai momen untuk menikmati makanan, tapi sekadar agenda selingan di antara padatnya aktivitas. Waktu luang yang begitu sedikit membuat banyak orang makan seadanya, bahkan terkadang terlupakan.
Tak jarang juga seseorang menjalani segalanya secara multitasking, Misalnya makan sambil main HP, menonton, atau tetap mengerjakan pekerjaan. Tanpa sadar, hal itu membuat kita tidak benar-benar "merasakan" apa yang masuk ke dalam tubuh. Kebiasaan ini juga membuat kita makan terlalu cepat, yang pada akhirnya membawa dampak buruk seperti sulitnya mengenali kapan sebenarnya tubuh lapar atau kenyang.
Hingga pada akhirnya, makan bukan karena lapar tetapi karena bosan, stres, atau sekadar keharusan. Oleh sebab itu, di sinilah mindful eating harus dilakukan agar momen makan bukan hanya sekadar mengunyah dan menelan, tetapi juga menyadari sensasi, rasa, dan manfaatnya bagi tubuh.
Apa Itu Mindful Eating?
Melansir dari The Nutrition Source, mindful eating berasal dari filosofi mindfulness atau praktik yang menekankan kesadaran penuh terhadap pikiran, emosi, dan sensasi tubuh pada saat ini. Dalam konteks makan, pendekatan ini maksudnya mendorong seseorang untuk menikmati makanan dengan melibatkan seluruh indera, sehingga tumbuh rasa syukur dan pengalaman makan yang lebih memuaskan. The Nutrition Source juga menjelaskan bahwa proses ini mencakup kesadaran terhadap apa yang kita makan, alasan di balik pilihan tersebut, porsi yang dibutuhkan, serta cara kita mengonsumsinya.
Menyambung dari Healthline, mindful eating membantu kita melambatkan ritme makan sehingga sinyal kenyang dapat dikenali tepat waktu, sekaligus membedakan antara lapar fisik dan lapar emosional. Kesadaran ini membuat kita lebih peka terhadap pemicu keinginan makan yang sebenarnya tidak didorong rasa lapar, sehingga memberi ruang untuk merespons secara lebih bijak. Mindful eating berfokus pada perhatian penuh terhadap setiap aroma, tekstur, dan rasa dalam tiap suapan, sembari menyadari tanda lapar dan kenyang agar tubuh serta pikiran dapat menikmati proses makan dengan lebih sehat dan sadar.
Manfaat Mindful Eating
Mengutip dari Alodokter, berikut sejumlah manfaat mindful eating:
- Menciptakan Perasaan Positif saat Makan
Mindful eating membantu kita untuk lebih menghargai makanan sehingga setiap porsi terasa lebih nikmat dan memuaskan.
-Mengurangi Kecemasan atau Rasa Bersalah saat Makan
Dengan berfokus pada setiap gigitan, kita tidak akan terlalu khawatir soal kalori atau pantangan makanan.
- Mencegah Nafsu Makan Impulsif
Mindful eating membantu mengenali respon tubuh apakah benar-benar lapar atau hanya ingin makan karena dorongan sesaat.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
