ilustrasi ketombe. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com – Ketombe adalah salah satu masalah rambut paling umum yang dihadapi kebanyakan orang.
Ketombe membuat kulit kepala bersisik dan gatal. Kotoran di kepala ini diyakini muncul karena pilihan makanan dan kurangnya kebersihan.
Ada kemungkinan ketombe dapat menyebar dari waktu ke waktu. Faktanya, ketombe paling sering disebabkan oleh kombinasi faktor.
Selain itu, ada solusi yang tidak efektif, seperti mitos ketombe, yang pada akhirnya menghalangi perawatan kulit kepala yang tepat dan benar.
Oleh karena itu, memahami penyebab sebenarnya ketombe adalah langkah pertama untuk menemukan solusi yang efektif dan tahan lama.
Ada beberapa mitos umum tentang ketombe yang dipercaya banyak orang, yang justru dapat memperparah masalah.
Dilansir English jagran, berikut lima mitos tentang ketombe yang sebaiknya segera dihentikan.
Mitos 1: Ketombe terjadi jika tidak mencuci rambut dengan benar
Fakta: Mitos umum yang beredar adalah ketombe muncul ketika rambut tidak dicuci dengan benar. Namun, mitos ini tidak benar.
Banyak orang mencuci rambut tiga kali seminggu, bahkan ada yang setiap hari, namun tetap saja mengalami ketombe, yang disebabkan oleh penumpukan kotoran.
Ketombe berkaitan dengan pertumbuhan berlebih jamur alami di kulit kepala, yang menyebabkan kulit kering dan meradang, jadi tidak ada hubungannya dengan frekuensi keramas.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
