
ilustrasi ketombe. (Freepik)
JawaPos.com – Ketombe bukan hanya gangguan estetika, tetapi juga peringatan tubuh bahwa ada masalah yang lebih serius.
Banyak orang mengaitkan ketombe dengan kebersihan yang buruk, stres, atau faktor genetik. Padahal kenyataannya jauh lebih luas.
Kulit kepala adalah sistem sensitif yang dikaitkan dengan perubahan cuaca sehari-hari, fluktuasi hormon, kosmetik, diet, dan mikroorganisme yang secara alami hidup di kulit.
Ketika keseimbangan terganggu, muncul gatal, kemerahan, dan serpihan putih.
Di sinilah kebanyakan orang melakukan kesalahan fatal, yakni hanya mengobati bukan mengatasi sumber masalahnya.
Salah satu penyebab ketombe yang paling umum adalah penumpukan sel-sel mati, sisa produk, dan minyak.
Kulit kepala adalah jaringan hidup yang membutuhkan ruang untuk bernapas.
Oleh karena itu, sangat penting untuk mengangkat lapisan yang menyesakkan kulit.
Alih-alih pengelupasan yang agresif, pijatan lembut dengan sikat stimulasi bisa lebih efektif.
Dengan cara ini, kulit kepala lebih reseptif terhadap perawatan selanjutnya dan mudah menyerap bahan-bahan obat dari sampo dan losion.
Ketombe bukan hanya masalah estetika. Dalam kebanyakan kasus, ketombe disebabkan oleh Malassezia fungus, yang berkembang biak ketika lapisan pelindung kulit melemah.
Dokter kulit sering merekomendasikan untuk mengganti produk perawatan rambut secara berkala agar kulit kepala tetap seimbang.
Misalnya, dua kali seminggu menggunakan sampo obat dan sisanya menggunakan formula lembut untuk perawatan netral.
Hal ini mencegah resistensi jamur, menjaga rambut tetap segar dan bersih dalam jangka waktu yang lebih lama.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022