
ilustrasi ketombe. (Freepik)
JawaPos.com – Ketombe bukan hanya gangguan estetika, tetapi juga peringatan tubuh bahwa ada masalah yang lebih serius.
Banyak orang mengaitkan ketombe dengan kebersihan yang buruk, stres, atau faktor genetik. Padahal kenyataannya jauh lebih luas.
Kulit kepala adalah sistem sensitif yang dikaitkan dengan perubahan cuaca sehari-hari, fluktuasi hormon, kosmetik, diet, dan mikroorganisme yang secara alami hidup di kulit.
Ketika keseimbangan terganggu, muncul gatal, kemerahan, dan serpihan putih.
Di sinilah kebanyakan orang melakukan kesalahan fatal, yakni hanya mengobati bukan mengatasi sumber masalahnya.
Salah satu penyebab ketombe yang paling umum adalah penumpukan sel-sel mati, sisa produk, dan minyak.
Kulit kepala adalah jaringan hidup yang membutuhkan ruang untuk bernapas.
Oleh karena itu, sangat penting untuk mengangkat lapisan yang menyesakkan kulit.
Alih-alih pengelupasan yang agresif, pijatan lembut dengan sikat stimulasi bisa lebih efektif.
Dengan cara ini, kulit kepala lebih reseptif terhadap perawatan selanjutnya dan mudah menyerap bahan-bahan obat dari sampo dan losion.
Ketombe bukan hanya masalah estetika. Dalam kebanyakan kasus, ketombe disebabkan oleh Malassezia fungus, yang berkembang biak ketika lapisan pelindung kulit melemah.
Dokter kulit sering merekomendasikan untuk mengganti produk perawatan rambut secara berkala agar kulit kepala tetap seimbang.
Misalnya, dua kali seminggu menggunakan sampo obat dan sisanya menggunakan formula lembut untuk perawatan netral.
Hal ini mencegah resistensi jamur, menjaga rambut tetap segar dan bersih dalam jangka waktu yang lebih lama.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
