
Ilustrasi orang yang sukses di hampir semua hal yang mereka kejar (freepik)
JawaPos.Com - Kesuksesan tidak pernah datang karena keberuntungan semata. Orang-orang yang berhasil di berbagai bidang, baik bisnis, kesehatan, maupun hubungan memiliki pola kebiasaan yang konsisten setiap hari. Mereka tidak menyerahkan energi, waktu, atau fokusnya pada kebetulan.
Hal inilah yang terus ditekankan oleh Tony Robbins, seorang motivator dan pelatih kehidupan terkenal dunia. Menurutnya, keberhasilan bukan soal bakat atau peluang, melainkan hasil dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara sadar dan berulang.
Dilansir dari laman Global English Editing, berikut lima kebiasaan harian ala Tony Robbins yang terbukti membantu banyak orang membangun hidup yang lebih produktif, terarah, dan penuh makna.
Sebelum membuka email atau memikirkan pekerjaan, Robbins menyarankan untuk melakukan priming, sebuah rutinitas pagi selama 10 menit yang menggabungkan teknik pernapasan, rasa syukur, dan visualisasi.
Langkah-langkahnya sederhana:
Pernapasan cepat dan dalam (2–3 menit): untuk membangunkan sistem saraf.
Syukuri tiga hal kecil (3 menit): rasakan kembali momen tersebut seolah terjadi sekarang.
Visualisasikan keberhasilan hari ini (3–4 menit): bayangkan hasil yang sudah tercapai dan nikmati perasaannya.
Menurut Tony, “Where focus goes, energy flows” ke mana fokus diarahkan, ke sanalah energi mengalir. Jika kamu memulai hari dengan rasa syukur dan keyakinan, sisa harimu akan mengikuti arah itu.
Tony Robbins percaya bahwa kualitas hidup seseorang ditentukan oleh kualitas pertanyaan yang ia ajukan. Ia berkata, “Quality questions create a quality life. Successful people ask better questions, and as a result, they get better answers.”
Daripada bertanya “Kenapa semua terasa sulit?”, ubah menjadi “Apa satu langkah kecil yang bisa saya lakukan sekarang?”.
Daripada berpikir “Kenapa mereka begitu sulit?”, coba tanyakan “Apa yang sebenarnya mereka butuhkan dan bisa saya bantu?”.
Otak kita seperti mesin pencari, pertanyaan yang baik akan memunculkan jawaban yang lebih bermanfaat.
Robbins menciptakan metode RPM (Rapid Planning Method) yang menekankan pentingnya berpikir berdasarkan hasil (Result), alasan (Purpose), dan tindakan besar (Massive Action Plan).
Daripada menulis daftar panjang “hal yang harus dilakukan”, tanyakan:

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
