Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Oktober 2025 | 01.59 WIB

Kenapa Obat Tidak Boleh Dikonsumsi Bersama Teh dan Pisang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Ilustrasi cara biasa untuk mengonsumsi obat yaitu dengan air mineral (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi cara biasa untuk mengonsumsi obat yaitu dengan air mineral (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Obat adalah zat yang digunakan untuk mencegah, mengurangi, atau menyembuhkan penyakit serta memperbaiki fungsi tubuh. Obat dapat berasal dari bahan alami maupun hasil sintesis kimia yang diformulasikan khusus agar bekerja pada organ atau sistem tubuh tertentu. 

Jenis obat memiliki variasi yang beragam seperti tablet, kapsul, cairan, hingga suntikan. Namun, rasa pahit pada obat sering menjadi penyebab seseorang sulit untuk mengonsumsinya. 

Rasa pahit ini bukanlah tanpa alasan, hal ini terjadi karena banyaknya senyawa kimia aktif di dalam obat yang memiliki sifat dasar pahit. Meski pahit, justru senyawa inilah yang memberikan efek terapeutik bagi tubuh.

Mengingat pentingnya efektivitas obat, cara konsumsi juga harus diperhatikan, termasuk memilih cairan pendamping. Salah satu minuman yang tidak disarankan adalah teh.

Alasan Tidak Boleh Mengonsumsi Obat dengan Air Teh

Komposisi zat dalam teh dan air mineral sangat jauh berbeda. Teh merupakan salah satu minuman yang mengandung kafein, kandungan ini dapat mengganggu proses penyerapan obat ke dalam tubuh. 

Beberapa jenis obat akan berinteraksi dengan zat kafein dalam teh. Reaksinya, obat akan sulit terserap oleh tubuh, kinerjanya kurang efektif dan mungkin akan berisiko menimbulkan efek samping. 

Dikutip dari Alodokter, berikut 9 jenis obat yang tidak disarankan untuk dikonsumsi bersamaan dengan teh.

  1. Antibiotik
  2. Obat depresi dan penyakit jantung
  3. Obat penurun tekanan darah
  4. Obat asma
  5. Obat antikoagulan
  6. Pil kontrasepsi
  7. Adenosine
  8. Clozapine
  9. Ephedrine

Teh memang bermanfaat bagi kesehatan, tetapi tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bersamaan dengan obat. Guna menghindari efek samping maupun interaksi obat yang merugikan, penting untuk mengonsumsi obat sesuai aturan yang tepat.

Namun, jika kamu mendapati kondisi yang memburuk setelah meminum obat atau suplemen bersama teh, segera hentikan penggunaannya dan periksakan diri ke dokter. Agar tidak muncul efek samping yang berbahaya bagi kesehatan.

Dampak jika Mengonsumsi Obat Bersamaan dengan Pisang

Interaksi tidak hanya terjadi dengan minuman seperti teh, tetapi juga dengan makanan tertentu seperti pisang.

Pisang merupakan buah yang mengandung kalium cukup tinggi, kalium ini berfungsi untuk mengendalikan sel saraf dan otot terutama otot jantung. Mengonsumsi obat tertentu, contohnya obat tekanan darah bersamaan dengan pisang akan mengakibatkan penumpukan kalium dalam tubuh. 

Dikutip dari KlikDokter, kadar zat yang terlalu banyak akan mempersulit keluarnya kalium melalui urin. Selain itu, penumpukan kalium juga berakibat pada ritme jantung yang tidak teratur.

Kondisi tingginya kadar kalium dalam tubuh disebut juga hiperkalemia. Penderita hiperkalemia akan merasakan gejala jantung berdebar, nyeri dada, sulit bernapas, kelelahan, mual dan muntah. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore