
Tunda rencana belanja agar kamu tidak melakukan impulsive buying. (Gustavo Fring/Pexels)
JawaPos.com - Impulsive buying atau pembelian impulsif adalah kebiasaan membeli sesuatu tanpa perencanaan sebelumnya.
Biasanya, belanja ini tidak masuk dalam anggaran bulanan dan terjadi secara tiba-tiba. Contohnya, bisa sesederhana membeli permen di kasir yang sebenarnya tidak ada dalam daftar belanja. hingga membeli baju baru hanya karena “iseng lihat-lihat.”
Perilaku impulsif ini sering dipicu oleh rasa senang sesaat karena otak melepaskan dopamin, zat kimia yang membuat kita merasa bahagia.
Meskipun berbelanja bisa menjadi hiburan, jika kebiasaan ini tidak dikendalikan, bisa berubah menjadi kecanduan belanja yang berbahaya bagi keuangan.
Mengutip dari laman Ramsey Solutions dan Balance Through Simplicity, ini cara mengatasi impulsive buying agar kantong kamu tidak cepat kering dan bisa mulai menabung.
1. Buat Anggaran dan Patuhi Itu
Langkah pertama dan paling penting adalah membuat anggaran pengeluaran. Kalau kamu belum memiliki anggaran, segera buat dan gunakan aplikasi budgeting untuk membantu mengatur keuangan.
Namun, membuat anggaran saja tidak cukup, kamu harus disiplin mematuhinya. Anggaran bukanlah solusi ajaib, melainkan panduan yang mengarahkan ke mana uangmu harus dialokasikan setiap bulan.
Dengan anggaran yang jelas, kamu bisa menghindari pembelian impulsif yang tidak direncanakan.
2. Tahan Keinginan Membeli dengan Menunda Pembelian
Zaman sekarang, membeli barang secara online sangat mudah dan cepat, hanya dengan beberapa klik saja.
Untuk mengatasi impulsive buying, coba beri jeda waktu minimal satu hari sebelum membeli sesuatu.
Tanyakan pada dirimu sendiri, apakah barang itu benar-benar kamu butuhkan dan apakah kamu bisa membayarnya dengan uang tunai sekarang?
Jangan tergoda dengan penawaran diskon yang terbatas waktu, karena biasanya promo serupa akan muncul kembali di lain waktu.
Menunda pembelian dapat membantu kamu berpikir lebih jernih dan menghindari keputusan yang terburu-buru.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
