Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 September 2025 | 03.35 WIB

Kenali Orang di Sekitar Anda dengan 8 Tanda Ini: Siapa yang Benar-Benar Baik dan Siapa yang Hanya Berpura-pura

Ilustrasi, tanda orang yang benar-benar baik dan hanya berpura-pura. (Freepik/ freepik)


JawaPos.com - Orang yang benar-benar baik dengan yang hanya berpura-pura baik sulit untuk dibedakan. Terlebih bagi Anda yang tidak pandai untuk menilai orang. Namun, bagaimana pun itu, kebaikan yang tulus dari hati cepat atau lambat pasti akan terpancar dengan sendirinya.

Sekiranya dilansir JawaPos.com dari geediting pada Jumat (19/9), delapan tanda di bawah ini dapat membantu Anda untuk mengenali orang-orang di sekitar Anda, siapa yang benar-benar baik dan siapa yang hanya berpura-pura baik.

1. Orang yang Tulus Datang Di Saat-Saat yang Tidak Nyaman

Bersikap baik saat semuanya lancar dan nyaman tentu mudah bagi semua orang. Tetapi, orang yang benar-benar baik akan menunjukkan diri mereka di saat-saat kecil yang tidak nyaman, misalnya yang menjenguk Anda saat sakit atau membantu Anda ketika pindah rumah.

Ketahuilah bahwa kebaikan yang tulus dari hati membutuhkan sedikit pengorbanan, baik waktu, energi, maupun usaha. Sementara orang yang berpura-pura baik menyukai citra suportif, tetapi tidak menyukai kenyataan. Jadi, mereka sering kali menghilang ketika keadaan menjadi kacau, sulit, dan tidak nyaman.

2. Tidak Memamerkan Kebaikan

Bukan berarti orang yang dengan lantang mengunggah setiap tindakan amal secara daring atau mengingatkan semua orang tentang kebaikan yang pernah dilakukan itu lebih tentang terlihat baik daripada benar-benar baik.

Kebaikan sejati itu tenang dan tidak butuh penonton. Jadi, ketika seseorang tidak merasa perlu memamerkan perbuatan baiknya, maka itulah kebaikan yang sejati, yang dilakukan dari hati, bukan ego pribadi.

3. Menghormati Batasan, bahkan Ketika Tidak Menguntungkan

Tanda paling jelas antara orang yang benar-benar baik dan tidak akan terlihat dari bagaimana mereka menyikapi batasan. Orang yang benar-benar baik akan menghormati batasan, mereka mengerti kata 'tidak' tanpa tersinggung.

Mereka tidak menganggap kemandirian orang lain sebagai ancaman, sebaliknya, mereka menghargai kejujuran daripada keharmonisan palsu. Sementara itu, orang yang berpura-pura baik sering kali menyenangkan di permukaan.

Jadi, ketika orang lain menetapkan batasan yang tidak disukainya, maka dengan seketika mereka akan berubah menjadi dingin bahkan membuat orang lain tersebut merasa bersalah.

4. Mendengarkan Tanpa Menunggu untuk Berbicara

Pahamilah bahwa 'keramahan yang cerewet' belum tentu berarti kebaikan. Bahkan orang yang berpura-pura baik sering kali mendominasi percakapan, mereka jadi tampak hangat dan terlibat.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore