Ilustrasi jerawat hormonal (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Jerawat hormonal sering dianggap hanya masalah remaja, padahal faktanya kondisi ini bisa dialami siapa saja, mulai dari usia 20-an hingga 40-an.
Perubahan hormon dalam tubuh dapat memicu produksi minyak berlebih yang akhirnya menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat.
Tidak heran jika banyak orang merasa bingung kenapa jerawat masih muncul meskipun sudah bukan usia puber.
Berbeda dengan jerawat biasa, jerawat hormonal biasanya muncul di area tertentu seperti dagu, rahang, atau pipi bagian bawah.
Selain itu, jerawat ini sering kambuh menjelang menstruasi pada wanita atau saat tubuh sedang mengalami stres.
Kondisi ini tentu bisa mengganggu kepercayaan diri dan kenyamanan, apalagi jika jerawat muncul dalam jumlah banyak atau sulit sembuh.
Kabar baiknya, jerawat hormonal bisa dikendalikan dengan perawatan yang tepat. Mulai dari menjaga pola hidup sehat, memilih skincare yang sesuai, hingga berkonsultasi dengan dokter kulit bila diperlukan.
Apa Itu Jerawat Hormonal?
Dilansir dari laman Cleveland Clinic, hormonal acne atau yang sering disebut juga jerawat dewasa merupakan kondisi kulit yang umumnya dialami orang berusia antara 20 hingga 50 tahun.
Jenis jerawat ini dapat muncul di berbagai area tubuh seperti wajah, bahu, dada, hingga punggung.
Bentuknya pun beragam, mulai dari komedo hitam (blackheads), komedo putih (whiteheads), jerawat meradang (pimples), hingga kista yang lebih dalam dan menyakitkan.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
