Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 September 2025 | 01.54 WIB

7 Kebiasaan Halus yang Mengungkap Sikap Perempuan Kurang Bergengsi Menurut Ilmu Psikologi

Ilustrasi seorang perempuan yang tampak mengamati sekelompok orang sambil terlihat cemas, mencerminkan kebutuhan akan validasi eksternal. (Freepik) - Image

Ilustrasi seorang perempuan yang tampak mengamati sekelompok orang sambil terlihat cemas, mencerminkan kebutuhan akan validasi eksternal. (Freepik)

JawaPos.com - Status sosial seseorang tidak semata-mata diukur dari kekayaan, ketenaran, atau jabatan yang dipegangnya. Lebih dari itu, bagaimana seseorang membawa diri dan berinteraksi sehari-hari sering kali menjadi penentu utama. Ada kebiasaan-kebiasaan halus yang dapat menunjukkan kurangnya rasa percaya diri seseorang.

Melansir dari Geediting.com Jumat (12/9), kebiasaan-kebiasaan ini sering berakar dari perasaan tidak berharga di dalam diri. Mengenali kebiasaan ini penting untuk memahami dinamika sosial dan meningkatkan diri. Mari kita telaah tujuh kebiasaan yang dimaksud menurut psikologi.

1. Selalu Mencari Validasi dari Luar

Perempuan dengan kebiasaan ini terus-menerus mencari pujian dan pengakuan dari orang lain. Mereka mengandalkan persetujuan eksternal untuk merasa berharga, sehingga rasa percaya dirinya menjadi goyah. Perilaku ini dapat menimbulkan kesan manipulatif atau membutuhkan perhatian lebih.

2. Memanipulasi dengan Rasa Bersalah

Satu di antara kebiasaan yang paling jelas adalah menggunakan rasa bersalah untuk mendapatkan keinginannya. Mereka mungkin mengarang cerita sedih atau membuat orang lain merasa bertanggung jawab atas kebahagiaan mereka. Ini adalah cara tidak sehat untuk mengendalikan orang di sekitarnya.

3. Kurang Bertanggung Jawab atas Emosi

Perempuan ini cenderung menyalahkan orang lain atas perasaan yang mereka rasakan. Mereka jarang mengakui perannya dalam suatu konflik atau masalah emosional. Kebiasaan ini menunjukkan ketidakmampuan untuk mengelola emosi mereka sendiri.

4. Mengabaikan Batasan Orang Lain

Mereka cenderung tidak menghormati batasan yang dibuat oleh orang lain. Mereka mungkin bersikeras melanjutkan perilaku yang dilarang atau menganggap orang lain terlalu berlebihan. Hal ini menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap hak orang lain.

5. Senang Menggunjing dan Menyebarkan Hal Negatif

Kebiasaan ini sering kali mencerminkan rasa tidak aman yang mendalam. Mereka suka menggosip dan menjatuhkan reputasi orang lain untuk kesenangan semata. Fokus pada ide dan hal positif jauh lebih membangun.

6. Menghindari Refleksi Diri dan Pertumbuhan Pribadi

Mereka cenderung mengabaikan umpan balik yang tidak menyenangkan dan menolak perubahan. Daripada mengakui kekurangan, mereka lebih memilih untuk menghindari hal-hal yang dapat memicu ketidaknyamanan. Perilaku ini menghalangi mereka untuk berkembang.

7. Meremehkan Pencapaian Diri dan Orang Lain

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore