
Ilustrasi orang yang sering overthinking menjelang tidur malam. (Freepik)
JawaPos.com – Berpikir berlebihan atau overthinking di malam hari semakin banyak dialami masyarakat modern. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kualitas tidur, tetapi juga berpotensi memicu stres dan kecemasan.
Para ahli menyebutkan sedikitnya terdapat tujuh penyebab utama seseorang sering mengalami overthinking di tengah malam, seperti dilansir dari laman Geediting pada Rabu (10/9).
Banyak orang terjaga di malam hari karena tidak mampu menentukan pilihan yang tepat. Pikiran mereka dipenuhi berbagai kemungkinan skenario, baik untuk urusan kecil maupun besar. Akibatnya, otak terus bekerja seolah menghadapi ancaman nyata.
Ketiadaan rutinitas tidur membuat otak sulit beradaptasi dengan waktu istirahat. Begitu kepala menyentuh bantal, pikiran langsung beralih ke mode kerja penuh. Hal ini menyebabkan tubuh tetap terjaga meski fisik merasa lelah.
Mereka yang mudah khawatir sering kali membawa kecemasan hingga larut malam. Kekhawatiran membuat pikiran terus memutar skenario buruk yang belum tentu terjadi. Kondisi ini mengganggu kemampuan otak untuk beristirahat dengan tenang.
Kesalahan kecil maupun besar sering diputar ulang tanpa henti ketika malam tiba. Pikiran menganalisis setiap detail seolah mencari cara agar tidak terulang kembali. Proses ini justru menimbulkan kecemasan baru dan memperpanjang waktu terjaga.
Banyak orang mempertanyakan kemampuan maupun keputusan pribadi saat malam tiba. Keraguan ini sering muncul dalam bentuk kritik diri yang melelahkan. Akibatnya, mereka terjaga hingga pagi dengan perasaan rendah diri.
Perfeksionis cenderung menuntut segala hal berjalan sempurna. Setiap kekurangan menjadi bahan evaluasi berulang hingga menekan pikiran. Studi menunjukkan, sikap ini memicu kecemasan tinggi dan sulit tidur nyenyak.
Pertanyaan hipotetis menjadi jebakan yang membuat orang sulit memejamkan mata. Pikiran seperti “bagaimana jika gagal” atau “bagaimana jika salah” terus muncul tanpa henti. Mayoritas kekhawatiran tersebut bahkan tidak pernah terjadi dalam kenyataan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
