
Ilustrasi makanan lezat yang bikin kulit tampak awet muda.
JawaPos.com - Kulit kendur, keriput, hingga flek hitam akan muncul seiring bertambahnya usia. Mengonsumsi sejumlah makanan bisa bikin kulitmu tampak awet muda dan memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan.
Apa yang kita makan dapat mempengaruhi kesehatan kulit. Karena itu, penting mengonsumsi makanan mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan yang mampu menutrisi kulit.
Makanan yang Bikin Kulit Awet Muda
Dilansir GoodRx dan Healthline, berikut sederet makanan yang bikin kulit awet muda dan memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan:
Baca Juga: Cari Makanan Halal di Bali? Berikut Rekomendasi Tempat Makan yang Lezat, Wajib untuk Dicoba
1. Wortel
Wortel merupakan sumber beta karoten. Beta karoten merupakan antioksidan yang diubah menjadi vitamin A, yang dapat mencegah jerawat, mengurangi kerutan, dan melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari.
Beta karoten juga memberi warna oranye pada wortel. Mengonsumsi sayur ini memberi sedikit warna oranye-merah pada kulit yang membuatnya tampak sehat bercahaya.
Baca Juga: Jangan Lewatkan! Makanan Khas Wonosobo yang Wajib Kalian Coba
2. Brokoli
Lutein tersimpan dalam brokoli. Molekul tersebut dapat melindungi kulit dari kerusakan oksidatif yang menyebabkan kulit kering dan berkeriput.
Studi 2007 dalam Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America (PNAS USA) juga memperlihatkan sulforafan, ekstrak brokoli, bantu memperbaiki kulit yang rusak saat dioleskan secara topikal.
Meski begitu, kamu tetap bisa memperoleh manfaat sulforafan dengan mengonsumsi brokoli lewat makanan.
3. Alpukat
Lemak sehat, serat, dan sejumlah vitamin serta mineral penting ditemukan dalam alpukat.
Tingginya kandungan lemak tak jenuh tunggal dukung membran kulit yang sehat dan antioksidannya bantu melawan radikal bebas yang mempercepat penuaan kulit.
Penelitian 2017 yang dipublikasi The journal of Nutrition, Health & Aging mengungkap pola makan kaya lemak nabati mendorong kesehatan kulit yang lebih baik.
4. Tomat
Tomat kaya akan likopen, sejenis karotenoid yang memberi warna merah. Senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan yang dapat memberikan perlindungan dari sinar UV.
Studi 2014 dalam International journal of cosmetic science menunjukkan keriput berkurang pada wanita yang meminum minuman kaya antioksidan (likopen, isoflavon kedelai, minyak ikan, serta vitamin C dan E) setiap hari selama 15 minggu.
Memasangkan tomat dengan lemak sehat seperti alpukat dan minyak zaitun bisa meningkatkan penyerapan likopen dalam tubuh secara signifikan.
5. Delima
Serat, kalium, vitamin K, hingga antioksidan seperti flavonol, tanin, asam fenolik, dan lignan tersimpan dalam buah delima.
Sejumlah penelitian mencatat antioksidan dalam buah merah ini bantu memperlambat penuaan kulit dan mengurangi kerusakan kulit akibat sinar UV. Antioksidannya juga melindungi kolagen kulit dan mendorong kulit untuk memproduksi kolagen baru.
6. Edamame
Edamame dan produk kedelai seperti tahu bisa meminimalkan kerutan. Hal ini karena kandungan isoflavonnya mempunyai efek mirip estrogen dalam tubuh.
Rendahnya kadar hormon tersebut dapat mempengaruhi kulit sehingga menyebabkan kerutan, kering, dan lambatnya penyembuhan luka.
7. Anggur
Resveratrol termasuk molekul yang memberi efek mirip hormon estrogen. Senyawa ditemukan dalam anggur ini dapat memperlambat penuaan kulit dengan mencegah munculnya flek hitam.
Kulit juga terlindungi dari sinar UV sehingga menurunkan risiko kanker kulit. Selain itu, resveratrol bantu mencegah penyakit jantung.
8. Kacang Almond
Omega 3 terkandung dalam almond dan banyak kacang-kacangan lainnya. Konsumsi asam lemak ini mengurangi risiko kerusakan akibat sinar matahari.
Almond juga kaya akan vitamin E, antioksidan yang meningkatkan kelembapan kulir dan perlindungan kulit dari sinar UV. Kulit kacang ini bahkan mengandung polifenol yang bertindak sebagai tabir surya alami.
Studi 2021 yang diterbitkan Nutrients Journal memperlihatkan kerutan yang berkurang signifikan pada wanita pascamenopause yang mengonsumsi almond setiap hari selama 16 minggu.
Flek hitam yang muncul pada mereka juga lebih sedikit dibandingkan kelompok wanita yang tidak mengonsumsi kacang almond.
9. Biji Rami
Biji rami atau flaxseed menyediakan lignan, sejenis polifenol yang memiliki efek antioksidan. Jenis biji ini juga menjadi sumber asam alfa linolenat (ALA), salah satu bentuk omega 3 yang membuat kulit tetap terhidrasi dan kenyal.
Peningkatan hidrasi dan kulit yang lebih halus diperoleh oleh kelompok wanita yang mengonsumsi biji rami selama 12 minggu, menurut penelitian 2011 dalam Skin Pharmacology and Physiology Journal.
10. Minyak Zaitun
Minyak zaitun tipe extra virgin termasuk salah satu minyak tersehat di dunia. Kandungan lemak sehat dan antioksidannya mengurangi peradangan dan kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh paparan radikal bebas dalam tubuh.
Lemak tak jenuh tunggal terkandung sekitar 73 persen dalam minyak zaitun. Sejumlah studi menunjukkan pola makan tinggi lemak sehat ini bantu mengurangi penuaan kulit berkat efek antiinflamasinya yang kuat.
Memilih minyak zaitun extra virgin dibandingkan jenis minyak lain tidak hanya melindungi kulit tetapi juga mendukung kesehatan secara menyeluruh.
