Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 September 2025 | 07.13 WIB

Awas! FOMO Bisa Ancam Kesehatan Mental, Kenali 7 Dampaknya Sebelum Terlambat

Ilustrasi Fear of Missing Out (FOMO) (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) atau rasa takut ketinggalan sesuatu semakin marak, terutama di era digital di mana informasi dan momen menarik terus mengalir cepat di media sosial.

Dilansir dari laman Halodoc, FOMO adalah kondisi psikologis di mana seseorang merasa cemas dan takut tidak ikut serta dalam pengalaman sosial yang sedang ramai. Jika dibiarkan tanpa kontrol, kondisi ini dapat memicu berbagai gangguan mental seperti stres, kecemasan berlebihan, bahkan depresi. Meskipun awalnya FOMO merupakan fenomena tren, efeknya bagi psikologis sangat signifikan dan perlu mendapat perhatian serius.

Menurut laman Rumah Sakit Pusat Pertamina, FOMO banyak dipicu oleh konten media sosial yang menampilkan kehidupan sempurna orang lain, yang memicu perbandingan sosial tidak sehat dan perasaan kurang diri. Tekanan untuk selalu update dan tidak ketinggalan tren membuat pengguna, terutama generasi muda, sulit lepas dari kecemasan dan ketidakpuasan diri yang berulang. Siklus ini dapat mengganggu keseharian, mengurangi fokus dan produktivitas, serta menimbulkan gangguan tidur.

Berikut ini 7 dampak FOMO bagi kesehatan mental yang penting untuk dikenali:

1. Kecemasan dan Stres

FOMO bisa membuat seseorang khawatir berlebihan dan stres karena takut melewatkan pengalaman positif orang lain. Hal ini dapat menyebabkan gangguan tidur, kecemasan, bahkan depresi jika tidak dikendalikan.

2. Perasaan Tidak Puas

Individu dengan FOMO sering merasa hidup orang lain lebih menarik dan tidak puas dengan kehidupan mereka sendiri. Kondisi ini menurunkan rasa percaya diri dan harga diri yang berdampak buruk pada kesehatan mental.

3. Kehilangan Kepuasan dalam Hidup

FOMO menghambat seseorang menikmati momen saat ini karena pikiran terus membayangkan pengalaman orang lain yang dianggap lebih baik. Ini menyebabkan ketidakbahagiaan dan menurunkan kualitas hidup.

4. Gangguan Konsentrasi dan Produktivitas

Orang dengan FOMO cenderung sulit fokus dan terdistraksi oleh keinginan terus memantau aktivitas di media sosial, yang akhirnya mengurangi produktivitas.

5. Perilaku Negatif

Dorongan untuk mengikuti tren yang populer dapat memicu perilaku berisiko seperti konsumsi alkohol atau obat-obatan yang berbahaya bagi kesehatan fisik dan mental.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore