
Tangan memegang botol serum dengan label bahan-bahan, menggambarkan perhatian terhadap komposisi produk perawatan kulit./Freepik
JawaPos.com - Mendapatkan kulit wajah sempurna dan mulus adalah impian banyak orang di masa kini.
Namun, untuk mencapainya, penting sekali memperhatikan setiap bahan yang terkandung dalam produk perawatan kulit Anda. Beberapa bahan umum ternyata bukan berasal dari tumbuhan.
Melansir dari VegOutMag.com Sabtu (26/7), bahan-bahan ini sering kali melibatkan eksploitasi hewan dalam proses produksinya.
Bagi Anda yang mendambakan kulit tanpa cela dan ingin melakukan pilihan etis, tujuh bahan non-vegan ini wajib dihindari. Mari kita kupas lebih dalam satu per satu.
1. Lanolin
Lanolin adalah pelembap yang berasal dari bulu domba dan sering diekstraksi dengan cara eksploitatif. Produk ini umum ditemukan pada berbagai produk kecantikan. Sebagai gantinya, Anda bisa memilih emolien nabati.
Shea butter, minyak jojoba, atau cupuaçu butter adalah alternatif hebat yang sama efektifnya. Bahan-bahan ini menawarkan hidrasi tanpa kompromi etika.
2. Carmine
Pigmen merah bernama carmine ini dihasilkan dari serangga cochineal yang dihancurkan. Bahan ini sering digunakan dalam kosmetik untuk memberikan warna. Untungnya, ada banyak alternatif vegan.
Merek seperti Axiology dan E.L.F. telah menggunakan bit, lobak, atau pewarna sintetis vegan. Pilihan ini memastikan warna yang sama cerahnya tanpa melibatkan serangga.
3. Kolagen
Kolagen adalah protein struktural yang umumnya diambil dari jaringan ikat hewan, seperti sapi atau ikan. Kolagen topikal tidak dapat menembus kulit secara mendalam. Anda dapat memilih pendorong kolagen vegan.
Peptida nabati dan vitamin tertentu bisa menjadi pendorong kolagen yang hebat. Bakuchiol dan jamur tremella juga menawarkan manfaat serupa untuk kulit.
4. Beeswax
Lilin lebah ini diproduksi oleh lebah untuk sarang madu mereka. Praktik peternakan lebah komersial bisa merugikan koloni lebah itu sendiri. Ada beberapa lilin nabati yang dapat menggantikannya.

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
