Ilustrasi produktif (Dok. Pexels)
JawaPos.com - Dalam hidup, menjadi produktif tentu saja merupakan hal yang positif. Setiap orang pasti memiliki tujuan atau impian tertentu yang ingin mereka wujudkan. Pencapaian ini dapat diraih melalui upaya sehari-hari, seperti belajar lebih giat, lebih banyak bergerak secara fisik, dan beragam usaha lainnya demi mewujudkan impian.
Usaha-usaha itu dapat dikatakan sebagai aktivitas yang produktif. Namun, apa jadinya jika produktivitas yang diupayakan itu justru berubah menjadi sesuatu yang merugikan seseorang?
Fenomena ini kemudian dikenal sebagai toxic productivity. Ketika seseorang berkeinginan untuk menjadi produktif secara berlebihan dalam hidupnya, mereka berisiko melakukan hal-hal yang membahayakan kesehatan fisik dan mental.
Produktivitas dalam hidup tidak selalu berdampak baik. Kamu mungkin tidak menyadari apakah termasuk dalam golongan toxic productivity atau tidak. Dikutip dari Use Motion, berikut adalah 7 tanda bahwa kamu mungkin mengalami toxic productivity:
1. Selalu Merasa Kelelahan
Tanda pertama dari toxic productivity adalah kamu terus-menerus merasa lelah. Rasa lelah ini tidak hanya muncul setelah pekerjaan yang menguras tenaga, melainkan bisa terasa kapan saja dan di mana saja. Kelelahan yang dialami pun bukan sekadar fisik, tetapi juga emosional. Kelelahan berlebihan ini bahkan dapat membuat kamu merasa tidak sanggup melakukan aktivitas sederhana sekalipun.
2. Dihantui Rasa Bersalah
Tanda kedua toxic productivity adalah munculnya rasa bersalah yang berlebihan. Kamu bisa merasakan perasaan bersalah saat tidak menyelesaikan daftar tugas harian, atau ketika melihat hasil kerja orang lain yang luar biasa. Kepercayaan diri bisa menurun drastis dan memicu rentetan pertanyaan negatif yang tidak ada habisnya. Hal ini berpotensi merusak kepribadian diri dengan pikiran-pikiran negatif.
3. Mengabaikan Perawatan Diri
Tanda ketiga dari toxic productivity adalah mengesampingkan perawatan diri, baik itu penampilan fisik maupun kesehatan pribadi. Kamu mulai makan siang di meja kerja dengan menu yang tidak diperhatikan, lebih memprioritaskan performa daripada berpakaian rapi dan penampilan menarik. Selain estetika, kesehatan diri juga bisa menurun akibat pola makan dan tidur yang berantakan. Ini semua bersumber dari keinginan untuk memprioritaskan pekerjaan atau belajar di atas hal-hal lain seperti merawat diri.
4. Stres Mental dan Fisik
Tanda keempat toxic productivity adalah munculnya stres pada pikiran dan fisik. Stres ini dapat memengaruhi cara kamu berperilaku, baik secara fisik maupun mental. Kamu bisa dengan mudah merasa frustrasi atau marah akibat masalah yang sangat kecil. Karena terlalu banyak pikiran dan terbebani oleh berbagai hal, kamu jadi mudah meledak tanpa sebab yang jelas sekalipun. Kondisi ini tentu dapat memengaruhi hubungan sosial kamu dengan orang lain.
5. Tidak Ada Hobi atau Liburan
Tanda kelima toxic productivity adalah ketiadaan hobi atau waktu libur. Kamu merasa bahwa dalam hidup, hanya aktivitas yang bermanfaat atau produktif yang boleh dilakukan. Kamu tidak lagi meluangkan waktu untuk berkumpul bersama teman atau keluarga, serta tidak menghabiskan waktu untuk hal-hal yang kamu sukai. Aktivitas seperti menonton film favorit atau berlibur ke suatu tempat sudah tidak lagi kamu lakukan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
