Ilustrasi beras/freepik
JawaPos.com - Maraknya penjualan beras berlabel premium yang ternyata dioplos dengan beras kualitas sedang hingga rendah, yang kini beredar di masyarakat memberikan pertanyaan yang besar bagi pemerintah maupun masyarakat luas.
Pasalnya, mengutip dari jawapos.com beras yang berlabel “premium” tersebut telah memberikan kerugian terhadap konsumen. Masyarakat diibaratkan seperti membeli emas seharga 24 karat padahal yang mereka dapatkan hanya setara dengan emas 18 karat. Artinya, konsumen harus membayar dengan harga yang mahal untuk kualitas yang sebenarnya tidak sesuai.
Berdasarkan informasi dari laman lingkungan.bsip.pertanian.go.
Tingginya kebutuhan ini dapat membuat pasokan beras harus ada dalam jumlah yang besar.
Akibatnya, beras menjadi komoditas utama yang selalu dicari. Muncul juga ungkapan di masyarakat “belum makan kalau tidak pake nasi”.
Ketergantungan ini yang membuka celah bagi produsen yang nakal untuk mengoplos beras demi mendapatkan keuntungan yang berlipat-lipat.
Salah satu cara untuk mengurangi praktik cuang ini adalah dengan mendorong diversifikasi pangan, dengan memperkenalkan bahan makanan pokok alternatif selain beras yang juga mengandung karbohidrat.
Melansir dari laman lingkungan.bsip.pertanian.go.
Ubi gadung
Ubi gadung bisa menjadi alternatif pengganti nasi. Memiliki fungsi yang sama, gadung juga mengandung karbohidrat yang baik.
Ganyong
Umbi ganyong yang tua dapat diolah menjadi berbagai makanan tradisional yang kaya akan karbohidrat. Selain itu, sari patinya juga bisa diambil.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Kirim Pulang Tuan Rumah
Kontroversial! Wasit Inggris Anthony Taylor Pimpin Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Daftar 32 Negara Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dirilis Iran, Indonesia Tak Masuk, Warganet Bertanya-tanya
Arogan Tonjok Pengendara di Jalan Jagakarsa, 'Bang Jago' Tak Berdaya Ditangkap di Rumahnya
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
