Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Juli 2025 | 01.20 WIB

Dapur Aman, Perut Tenang: 5 Tips Bikin Masakan Sehat untuk Keluarga Tercinta Ini Bisa Dicatat Ayah dan Bunda

Ilustrasi aktivitas memasak sehat untuk keluarga. (Istimewa) - Image

Ilustrasi aktivitas memasak sehat untuk keluarga. (Istimewa)

JawaPos.com - Pernah nggak sih, kita sudah capek-capek masak makanan sehat untuk keluarga tercinta, tapi tiba-tiba si kecil malah mengeluh perutnya mual atau pasangan jadi lemas mendadak? 

Padahal, semua bahan segar, rasanya enak, dan masaknya penuh cinta. Nah, bisa jadi biang keladinya bukan di bahan atau rasa, tapi dari hal yang sering kita anggap sepele: keamanan pangan di dapur sendiri.

Menurut data WHO, lebih dari 600 juta orang di dunia jatuh sakit karena makanan yang tidak aman, dan sebagian besar itu datang dari dapur rumah. 

Jadi, dapur kita, yang seharusnya jadi tempat paling aman dan penuh kasih, ternyata juga bisa jadi sumber masalah kalau kita nggak hati-hati.

Tapi tenang. Kita bisa banget kok bikin dapur jadi tempat yang nggak cuma wangi dan nyaman, tapi juga bebas bakteri dan aman buat keluarga. Yuk, simak 5 tips jitu berikut ini yang bisa langsung bunda praktikkan di rumah.

1. Cuci Tangan Dulu

Semua bermula dari hal kecil, tangan yang bersih. Jangan anggap remeh tangan kotor, lap dapur yang lembap, atau buah yang asal cuci. Mereka bisa membawa bakteri nakal yang bikin makanan jadi sumber penyakit.

Tipsnya, cuci tangan pakai sabun minimal 20 detik sebelum masak, setelah pegang bahan mentah, habis dari toilet, atau setelah main sama hewan peliharaan.

Sayur dan buah juga harus dicuci pakai air matang ya, jangan asal siram. Dan lap dapur? Jangan nunggu bau dulu baru ganti!

2. Pisahkan yang Mentah dan yang Siap Santap

Kontaminasi silang ini mirip kayak drama mantan: nggak kelihatan, tapi efeknya panjang. Misalnya, talenan bekas motong ayam dipakai motong buah. Hii, bisa bahaya banget.

Tipsnya, pakai alat berbeda untuk bahan mentah dan makanan matang. Di kulkas juga, taruh daging mentah di rak paling bawah dan yang siap makan di atas. Biar nggak ada tetesan yang bikin masalah.

3. Masak Bahan Makanan sampai Matang

Kadang kita tergoda ya, masak setengah matang karena katanya lebih “juicy”. Tapi untuk anak-anak, lansia, apalagi ibu hamil, masakan harus matang sempurna. Bakteri bisa ngumpet di dalam makanan yang tampak matang padahal belum “mateng beneran”.

Tipsnya, kalau perlu, pakai thermometer dapur buat cek suhu daging. Dan pastikan makanan disajikan maksimal 4 jam setelah dimasak, biar tetap segar dan aman disantap.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore