
Ilustrasi menggunakan tabir surya (Freepik)
JawaPos.com – Pemilihan SPF yang sesuai dapat membantu menjaga kulit tetap sehat dan terlindungi dari dampak buruk sinar ultraviolet.
SPF atau Sun Protection Factor merupakan satuan untuk mengukur kemampuan suatu produk dalam melindungi kulit dari sinar UVB.
Memahami peran dan cara memilih SPF yang sesuai berkontribusi besar dalam menjaga kondisi kulit tetap optimal.
Berikut panduan memilih SPF yang tepat agar kulit terlindungi optimal dari sinar UV dan tetap tampak sehat dilansir dari laman Loccitane, Sabtu (7/6):
Baca Juga: Donald Trump dan Elon Musk Saling Sindir di Medsos, Para Menteri mau Mediasi Keduanya via Telepon
1. Definisi SPF
SPF atau Sun Protection Factor menunjukkan seberapa lama kulit tetap aman dari sinar UVB sebelum mengalami kemerahan. SPF 15 menyaring sekitar 93% sinar UVB, SPF 30 sekitar 97%, dan SPF 50 sekitar 98%.
Tidak ada produk yang mampu memberikan perlindungan penuh 100%. Namun, SPF tetap penting sebagai langkah awal perlindungan kulit.
2. Perbedaan SPF dan PA
SPF hanya mengukur perlindungan terhadap sinar UVB, sedangkan PA mengindikasikan tingkat perlindungan terhadap sinar UVA. Sinar UVA menembus lebih dalam ke kulit dan berkaitan dengan penuaan serta flek hitam.
Baca Juga: 5 Manfaat Asam Hialuronat untuk Menjaga Kulit Tetap Lembab, Kenyal, dan Tampak Awet Muda
Tingkatan PA diukur dari PA+ hingga PA++++ berdasarkan kemampuan menyaring UVA. Produk dengan label broad spectrum ideal karena mencakup perlindungan UVB dan UVA.
3. Manfaat SPF
SPF berperan penting dalam mencegah kulit terbakar, penuaan dini, hiperpigmentasi, dan risiko kanker kulit. Menggunakan produk dengan SPF minimal 30 secara konsisten membantu menjaga tekstur dan warna kulit tetap merata.
Perlindungan harian juga membantu mempertahankan elastisitas alami kulit. SPF bekerja sebagai penghalang awal terhadap bahaya sinar matahari.
4. Cara Memilih SPF
Untuk aktivitas dalam ruangan ringan, SPF 15 sudah memadai. SPF 30 lebih cocok untuk penggunaan harian saat sering berada di luar rumah dalam waktu singkat.
SPF 50 atau lebih tinggi direkomendasikan untuk kegiatan di bawah paparan matahari langsung. Penggunaan SPF 100 disarankan dalam kondisi ekstrem seperti berada di dataran tinggi atau wilayah tropis dengan intensitas UV tinggi.
5. Cara Mengaplikasikan SPF
Tabir surya sebaiknya digunakan 20–30 menit sebelum terkena sinar matahari. Penggunaan ulang setiap 2 jam penting terutama saat kulit berkeringat atau setelah berenang.
Gunakan dalam jumlah cukup, yaitu dua ruas jari untuk wajah dan sekitar satu sendok makan untuk tubuh. Kombinasikan dengan perlindungan fisik seperti pakaian tertutup dan topi lebar.
6. Kesalahan Penggunaan SPF
Banyak yang menggunakan SPF terlalu sedikit atau lupa mengulang pemakaian setelah berkeringat. Mengandalkan SPF tinggi tanpa perlindungan tambahan juga keliru.
Mengabaikan pemakaian saat cuaca mendung dapat mengurangi efektivitas perlindungan UV. Penggunaan SPF perlu konsisten agar kulit tetap sehat sepanjang hari.
7. Waktu Penggunaan SPF
Paparan sinar UV tetap ada meski cuaca tidak cerah. Sekitar 80% sinar UV dapat menembus awan dan tetap mengenai kulit.
Oleh sebab itu, tabir surya tetap perlu digunakan meski di dalam ruangan dengan pencahayaan alami. Rutinitas harian ini dapat memperpanjang vitalitas dan kejernihan kulit dalam jangka panjang.
Pemahaman yang tepat tentang SPF dan penerapannya secara konsisten akan membantu menjaga kulit tetap sehat, terlindungi, dan tampak muda lebih lama.
