Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Juni 2025 | 01.44 WIB

Belajar Seni Bodo Amat: 8 Cara Sederhana Ini Bisa Bikin Kamu Bahagia Tanpa Harus Pedulikan Orang Lain

Ilustrasi orang yang bodo amat. - Image

Ilustrasi orang yang bodo amat.

JawaPos.com - Memperdalam seni bodo amat adalah suatu hal yang tak kalah penting untuk dipelajari, karena di situ kita bisa memisahkan antara kepentingan pribadi dan orang lain.

Mengutip dari laman UIN Antasari pada Minggun (01/06) ada sebuah buku karya Mark Manson tentang sebuah seni bodo amat, dalam bukunya memberikan pelajaran mengenai cara untuk berlapang dada dan ikhlas membiarkan sesuatu pergi dari, serta menyortir hal yang penting saja.

Dilansir dari laman My Inner Creative pada Minggu (01/06) berikut 8 cara sederhana yang bisa bikin kamu bahagia tanpa harus pedulikan orang lain atau bodo amat :

1. Pahami nilai sendiri

Tidak dapat disangkal, kita hidup dalam masyarakat di mana pendapat orang-orang memiliki bobot. Tapi inilah masalahnya, mereka seharusnya tidak mendefinisikan harga diri kita.

Langkah pertama dalam menguasai seni bodo amat dengan pikiran orang lain adalah menyadari bahwa nilaimu tidak terikat dengan pendapat mereka. Sangat mudah untuk jatuh ke dalam perangkap membiarkan pandangan orang lain membentuk citra diri, tapi itu adalah jebakan yang harus kamu hindari.

2. Berlatih belas kasih pada diri sendiri

Alih-alih menyalahkan diri sendiri atas kesalahan atau kekurangan yang dirasakan, cobalah belajar untuk memperlakukan diri sendiri dengan kebaikan dan pengertian.

3. Kelilingi diri dengan hal-hal positif

Hal yang kamu pertahankan memiliki dampak yang signifikan pada pandangan hidup. Semakin kamu dikelilingi orang-orang yang positif, maka akan membangkitkan semangat dan semakin sedikit akan peduli dengan pendapat negatif orang lain.

4. Merangkul ketidakkekalan

Tidak ada yang bertahan selamanya, ada kalanya saat-saat baik, saat-saat buruk, bahkan nyaris hampa. Memahami hal ini dapat sangat memengaruhi seberapa besar kamu membiarkan pendapat orang lain memengaruhi diri sendiri.

Ketika kita menerima bahwa semuanya bersifat sementara, akan mulai memahami bahwa pendapat orang lain hanyalah pikiran yang sekilas. Mereka datang dan pergi, dan tentu saja tidak layak untuk mengganggu ketenangan pikiran.

5. Sadarilah bahwa kamu tidak bisa menyenangkan semua orang

Apapun yang kamu lakukan, tidak bisa menyenangkan semua orang. Kamu bisa menjadi buah persik yang paling matang dan paling berair di dunia, tetapi akan selalu ada seseorang yang tidak menyukai buah persik.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore