Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Mei 2025 | 20.45 WIB

Waspadai 6 Tanda Kepura-puraan dalam Hubungan, Pertanda akan Adanya Pengkhianatan?

6 Tanda Kepura-puraan dalam Hubungan, Pertanda akan Adanya Pengkhianatan? - Image

6 Tanda Kepura-puraan dalam Hubungan, Pertanda akan Adanya Pengkhianatan?

JawaPos.com - Dalam sebuah hubungan, kejujuran dan ketulusan adalah fondasi yang penting. Namun, tidak semua orang menunjukkan niat yang sebenar-benarnya.

Terkadang, seseorang terlihat manis dan penuh perhatian di permukaan, tapi menyimpan motif lain di baliknya. Psikologi mengajarkan kita bahwa perilaku manusia sering kali mengungkap lebih banyak daripada kata-kata.

Jadi, kalau kamu mulai merasa ada yang janggal dalam hubungan, bisa jadi itu pertanda bahwa ada kepura-puraan yang sedang berlangsung. Berikut enam tanda yang patut diwaspadai, seperti dilansir dari Geediting.

1. Perilaku yang tidak konsisten

Psikologi menunjukkan bahwa pola perilaku seseorang cenderung stabil dari waktu ke waktu. Jika pasanganmu sering tiba-tiba berubah drastis, itu bisa jadi sinyal merah. Misalnya hari ini sangat sayang dan perhatian, lalu esoknya menjadi dingin dan menjauh

Naik turun emosi seperti ini memang bisa terjadi, tapi jika menjadi pola yang berulang tanpa penjelasan yang masuk akal, ada kemungkinan besar ada kepura-puraan yang sedang dimainkan.

2. Menghindari pertanyaan personal

Seseorang yang terus-menerus menghindar dari pertanyaan pribadi mungkin sedang menyembunyikan sesuatu. Ini bukan soal menjaga privasi, tapi lebih pada ketakutan untuk terbuka atau bahkan menyimpan niat yang tidak tulus.

Dalam psikologi, ini dianggap sebagai mekanisme pertahanan diri, namun dalam konteks hubungan, bisa menjadi pertanda bahwa mereka tidak benar-benar terlibat secara emosional.

3. Pesona yang berlebihan

Awalnya mungkin terasa menyenangkan ketika pasanganmu begitu memikat dan karismatik. Tapi hati-hati, karena pesona yang berlebihan sering kali digunakan sebagai alat manipulasi.

Psikolog menyebut ini berkaitan dengan "Triad Gelap"—kombinasi antara narsisme, Machiavellianisme, dan psikopati. Orang dengan sifat ini tahu cara membuatmu merasa spesial di awal, hanya untuk mengaburkan niat sebenarnya di balik hubungan tersebut.

4. Kurangnya keintiman secara emosional

Hubungan yang sehat bukan hanya tentang kehadiran fisik, tapi juga keterhubungan emosional.

Kalau kamu merasa seperti bicara dengan tembok atau kehadiran pasangan terasa hampa, bisa jadi kamu sedang menghadapi seseorang yang tidak tulus. Ketika tidak ada ruang untuk berbagi perasaan secara jujur, hubungan mulai kehilangan makna.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore