
Ilustrasi seekor ular di halaman rumah. (Dejavu Designs/Freepik)
JawaPos.com – Ular sering kali dianggap sebagai hewan yang menakutkan sekaligus mematikan.
Meski begitu, kehadiran ular di lingkungan pemukiman ternyata bukanlah hal yang kebetulan, lho! Ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kerusakan habitat alami hingga kondisi lingkungan sekitar.
Memahami faktor penyebab ini sangat penting supaya kita bisa mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat.
Dalam artikel ini, JawaPos akan membahas beberapa alasan ular sering masuk ke dalam rumah dan cara mencegahnya seperti dilansir dari Best Life pada Selasa, (20/5/2025).
1. Dek atau teras yang tinggi dan berlubang
Celah atau lubang di bawah rumah adalah tempat “bersarang” yang bagus untuk reptil karena lembab dan banyak serangga. Selain itu, celah di bawah rumah juga bisa memberikan perlindungan dari predator.
Oleh karena itu, dek atau teras yang tinggi dan berlubang memungkinkan ular untuk merayap di bawah fondasi bangunan rumah. Jika Anda memiliki celah di bawah rumah, pastikan untuk menutup semua akses dengan rapat.
2. Tumpukan selang air
Tidak hanya suka bersembunyi di tempat yang berlubang, ular juga bisa bersembunyi di tumpukan selang air. Jadi, alih-alih menggulung atau menumpuk selang air di tanah, sebaiknya gantunglah selang air di tempat yang tinggi.
Selain itu, jangan biarkan selang air bocor berlama-lama karena ular juga menyukai genangan air. Cobalah perbaiki dengan lakban pipa atau segera ganti selang air Anda.
3. Rumput tinggi dan semak liar
Rumput tinggi dan semak liar yang tidak terawat menyediakan tempat persembunyian ideal untuk ular. Ini memungkinkan ular untuk bersembunyi saat berburu serta membantu mereka berkamuflase.
Oleh karena itu, jagalah kebersihan halaman Anda dan pastikan selalu memotong rumput serta semak liar agar terhindar dari risiko kedatangan ular ke dalam rumah.
4. Tumpukan kayu dan papan
Tumpukan kayu dan papan menjadi salah satu tempat persembunyian yang ideal untuk ular karena bisa memberikan perlindungan dari predator. Selain itu, tumpukan kayu dan papan juga mampu menarik tikus yang menjadi mangsa ular. Untuk mencegahnya, simpanlah kayu dan papan di rak yang jauh dari dasar tanah dan rumah Anda.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
