Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Mei 2025 | 12.49 WIB

6 Tanda Depresi yang Sering Disalahartikan sebagai Malas, Kenali Sebelum Terlambat!

Ilustrasi orang sedang mengalami depresi (Freepik)


JawaPos.com
 - Dewasa ini, depresi dan gangguan kesehatan mental semakin sering dijumpai, bahkan di lingkungan terdekat. 

Oleh karena itu, memahami pentingnya kesehatan mental pada diri sendiri adalah hal yang penting untuk dipahami.

Namun, tanda-tanda depresi yang dijelaskan di sini bukan untuk mendiagnosis diri sendiri atau orang lain.

Jika kamu atau orang terdekat sedang mengalami kesulitan mental, segera hubungi tenaga profesional yang berkompeten.

Depresi bukan sekadar rasa malas biasa. Semua orang pasti pernah mengalami hari-hari berat di mana hanya ingin berbaring tanpa melakukan apa pun.

Rasa malas dan lelah yang datang sesekali adalah hal yang normal. Namun, dalam kehidupan yang penuh tekanan dan kompetisi, perasaan itu kadang terasa lebih berat dan bertahan lama.

Dilansir dari kanal YouTube Psych2Go Indonesia - Official, berikut enam tanda gejala gangguan depresi yang berbeda dari rasa malas biasa.

1. Tidak Bisa Melepaskan Diri dari Situasi

Rasa malas biasanya muncul karena stres atau bekerja terlalu keras. Banyak cara untuk mengatasinya, seperti membuat daftar tugas atau mencari motivasi.

Namun, depresi berbeda karena bukan pilihan yang bisa dihilangkan dengan mudah.

Gangguan ini merupakan kondisi kesehatan mental yang serius dan memerlukan penanganan dari tenaga ahli.

2. Tidak Bisa Menghibur Diri Sendiri


Perasaan sedih, keputusasaan, dan kelelahan yang terus-menerus tanpa alasan jelas sering muncul saat depresi.

Hal-hal yang dulu bisa menghibur seperti tidur cukup, makan sehat, atau berkumpul dengan teman tidak lagi memberikan rasa nyaman atau semangat.

3. Kehilangan Ketertarikan terhadap Segala Hal

Salah satu ciri depresi adalah hilangnya minat dan kesenangan dalam aktivitas yang biasanya disukai.

Jika rasa malas berubah menjadi hilangnya motivasi untuk sekolah, bekerja, atau menjalankan hobi, hal ini bisa menjadi tanda gangguan mental yang perlu diperhatikan.

4. Tidak Bisa Berfungsi Seperti Dulu


Jika rasa malas mulai mengganggu fungsi sehari-hari—baik dalam pekerjaan, sekolah, maupun kehidupan sosial—maka kondisi ini termasuk dalam kategori gangguan depresi.

Para ahli melihat adanya penyimpangan, kesulitan, bahaya, dan disfungsi sebagai indikator diagnosa.

5. Rasa Malas yang Datang Tiba-tiba


Kemalasan yang muncul tiba-tiba dan menyebabkan penundaan pekerjaan bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti kurangnya pengakuan, disiplin, atau minat.

Namun, depresi bukan sekadar penundaan atau kurang motivasi biasa.

6. Kemalasanmu Bukan Pilihan

Perbedaan mendasar antara depresi dan kemalasan adalah bahwa kemalasan bisa diubah dengan usaha, sedangkan depresi membutuhkan penanganan khusus dan tidak dapat diselesaikan hanya dengan kemauan sendiri.

Orang dengan depresi sering mengalami perasaan bersalah, malu, dan putus asa yang berat.

Jadi, jika kamu merasa memiliki tanda-tanda di atas atau mengenal seseorang yang mengalaminya, disarankan untuk mencari bantuan profesional agar mendapatkan dukungan dan pengobatan yang tepat.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore