Ilustrasi orang sedang mengalami depresi (Freepik)
JawaPos.com - Dewasa ini, depresi dan gangguan kesehatan mental semakin sering dijumpai, bahkan di lingkungan terdekat.
Oleh karena itu, memahami pentingnya kesehatan mental pada diri sendiri adalah hal yang penting untuk dipahami.
Namun, tanda-tanda depresi yang dijelaskan di sini bukan untuk mendiagnosis diri sendiri atau orang lain.
Jika kamu atau orang terdekat sedang mengalami kesulitan mental, segera hubungi tenaga profesional yang berkompeten.
Depresi bukan sekadar rasa malas biasa. Semua orang pasti pernah mengalami hari-hari berat di mana hanya ingin berbaring tanpa melakukan apa pun.
Rasa malas dan lelah yang datang sesekali adalah hal yang normal. Namun, dalam kehidupan yang penuh tekanan dan kompetisi, perasaan itu kadang terasa lebih berat dan bertahan lama.
Dilansir dari kanal YouTube Psych2Go Indonesia - Official, berikut enam tanda gejala gangguan depresi yang berbeda dari rasa malas biasa.
1. Tidak Bisa Melepaskan Diri dari Situasi
Rasa malas biasanya muncul karena stres atau bekerja terlalu keras. Banyak cara untuk mengatasinya, seperti membuat daftar tugas atau mencari motivasi.
Namun, depresi berbeda karena bukan pilihan yang bisa dihilangkan dengan mudah.
Gangguan ini merupakan kondisi kesehatan mental yang serius dan memerlukan penanganan dari tenaga ahli.
2. Tidak Bisa Menghibur Diri Sendiri
Perasaan sedih, keputusasaan, dan kelelahan yang terus-menerus tanpa alasan jelas sering muncul saat depresi.
Hal-hal yang dulu bisa menghibur seperti tidur cukup, makan sehat, atau berkumpul dengan teman tidak lagi memberikan rasa nyaman atau semangat.
3. Kehilangan Ketertarikan terhadap Segala Hal
Salah satu ciri depresi adalah hilangnya minat dan kesenangan dalam aktivitas yang biasanya disukai.
Jika rasa malas berubah menjadi hilangnya motivasi untuk sekolah, bekerja, atau menjalankan hobi, hal ini bisa menjadi tanda gangguan mental yang perlu diperhatikan.
4. Tidak Bisa Berfungsi Seperti Dulu
Jika rasa malas mulai mengganggu fungsi sehari-hari—baik dalam pekerjaan, sekolah, maupun kehidupan sosial—maka kondisi ini termasuk dalam kategori gangguan depresi.
Para ahli melihat adanya penyimpangan, kesulitan, bahaya, dan disfungsi sebagai indikator diagnosa.
5. Rasa Malas yang Datang Tiba-tiba
Kemalasan yang muncul tiba-tiba dan menyebabkan penundaan pekerjaan bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti kurangnya pengakuan, disiplin, atau minat.
Namun, depresi bukan sekadar penundaan atau kurang motivasi biasa.
6. Kemalasanmu Bukan Pilihan
Perbedaan mendasar antara depresi dan kemalasan adalah bahwa kemalasan bisa diubah dengan usaha, sedangkan depresi membutuhkan penanganan khusus dan tidak dapat diselesaikan hanya dengan kemauan sendiri.
Orang dengan depresi sering mengalami perasaan bersalah, malu, dan putus asa yang berat.
Jadi, jika kamu merasa memiliki tanda-tanda di atas atau mengenal seseorang yang mengalaminya, disarankan untuk mencari bantuan profesional agar mendapatkan dukungan dan pengobatan yang tepat.
***

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
