Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Mei 2025 | 20.11 WIB

Menurut Psikologi: 8 Hal Tak Terduga Ini Bisa Menentukan Kebahagiaan di Masa Pensiun

Ilustrasi pensiun denga tenang ucapkan selamat tinggal pada kebiasan buruk ini. Freepik - Image

Ilustrasi pensiun denga tenang ucapkan selamat tinggal pada kebiasan buruk ini. Freepik

JawaPos.com - Pensiun sering digambarkan sebagai masa santai, bebas dari tekanan pekerjaan. Tapi kenyataannya, kebahagiaan di masa ini nggak cuma bergantung pada seberapa besar tabunganmu. Psikologi mengungkap banyak hal mengejutkan yang bisa membuat masa pensiunmu jadi indah—atau malah sebaliknya.

Bukan cuma soal uang. Banyak aspek lain yang ternyata punya pengaruh besar pada kepuasan hidup di masa tua.

Yuk, simak delapan faktor tak terduga yang ternyata penting banget menurut ilmu psikologi, dikutip dari Geediting, Minggu (18/5).

1. Hubungan Sosial: Lebih Penting dari yang Kamu Kira

Manusia adalah makhluk sosial. Kita butuh lebih dari sekadar punya teman ngobrol. Kita butuh orang yang bisa diandalkan, terutama saat sedang nggak baik-baik saja. Saat pensiun, banyak orang terlalu fokus pada tabungan, padahal punya koneksi sosial yang sehat bisa jauh lebih berharga.

Ngobrol santai sambil ngopi bareng teman, kumpul keluarga setiap minggu—kesannya sepele, tapi bisa bikin hari-harimu lebih bermakna. Yang penting bukan seberapa banyak temanmu, tapi seberapa dalam hubunganmu dengan mereka.

2. Gaya Hidup Sehat: Investasi Jangka Panjang untuk Kebahagiaan

Kalau selama ini kamu rajin jaga pola makan dan olahraga, selamat! Itu investasi terbaik buat masa pensiun. Banyak orang di usia pensiun malah sibuk bolak-balik ke dokter karena penyakit kronis yang sebenarnya bisa dicegah.

Psikologi bilang, tubuh yang sehat punya kaitan langsung dengan kesejahteraan mental. Bangun pagi dengan tubuh bugar dan mood bagus? Itu bonus manis dari gaya hidup sehat yang kamu bangun dari dulu. Jadi, jangan tunggu sakit dulu baru mulai hidup sehat, ya!

3. Otak Butuh Tantangan: Jangan Berhenti Belajar

Berhenti kerja bukan berarti berhenti berpikir. Justru di masa pensiun, otak kamu butuh ‘makanan’ agar tetap tajam. Belajar hal baru—entah itu kursus melukis, bahasa asing, atau sekadar baca buku—bisa memberikan rasa pencapaian dan tujuan.

Selain memperlambat penurunan kognitif, kegiatan ini juga bikin kamu merasa hidup. Ingat, otak itu seperti otot. Harus dilatih supaya nggak lemas.

4. Punya Tujuan Hidup: Kunci Agar Hari Tak Terasa Kosong

Pensiun bukan berarti waktumu kosong tanpa arah. Justru ini momen terbaik buat kamu mengejar hal-hal yang dulu tertunda. Punya tujuan, sekecil apa pun itu, bisa bikin hidup terasa lebih bermakna.

Mungkin kamu mau jadi relawan, mulai usaha kecil, atau jadi nenek-kakek yang aktif bantu cucu. Yang penting, kamu punya alasan untuk bangun pagi dan merasa dibutuhkan.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore