
ilustrasi Cara Sehat Naik Berat Badan ala dr. Tirta: Nggak Ganti Ukuran Baju, Tapi Tambah Massa Otot / freepik
JawaPos.com - Menaikkan berat badan sering dianggap hal negatif. Padahal, jika dilakukan dengan cara yang benar, justru bisa menjadi investasi kesehatan jangka panjang.
Dr. Tirta, seorang dokter dan konten kreator, membuktikannya secara langsung lewat transformasi tubuhnya yang kini lebih padat berisi, tanpa harus ganti ukuran baju.
Dilansir dari laman YouTube Tirta PengPengPeng, ia mengatakan, “Saya naik berat badan tanpa harus ganti size baju, karena yang naik itu bukan lemak, tapi massa otot.”
Ungkapan ini membuka mata banyak orang bahwa gemuk belum tentu tidak sehat, asal bobot yang naik adalah otot, bukan lemak jenuh.
Transformasi ini bukan sekadar hasil latihan, tapi buah dari pola hidup yang ditata secara sadar.
Dr. Tirta berbagi kisahnya dimulai sejak akhir 2021, saat ia memutuskan untuk serius berolahraga. Namun, karena awalnya tidak tahu cara yang tepat, tubuhnya justru kelelahan dan cedera berulang.
Dari sinilah ia belajar bahwa olahraga tidak bisa berdiri sendiri, harus disesuaikan dengan tujuan, pekerjaan, dan kapasitas tubuh.
“Saya itu dulu olahraga asal-asalan, akhirnya cedera terus karena overtraining dan kurang istirahat,” ujarnya.
Hal ini menyadarkan dirinya bahwa tujuan olahraga perlu ditetapkan sejak awal. Mau jadi atlet? Mau sekadar sehat? Atau sekadar fun? Jawaban ini akan memengaruhi jenis dan intensitas latihan.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menyesuaikan olahraga dengan kondisi pekerjaan. “Kalau kerja shift malam, stressor-nya udah tinggi. Jangan paksain olahraga berat. Pilih hari saat badan nggak capek,” katanya.
Tubuh yang lelah karena kerja fisik atau tekanan psikologis tidak bisa dipaksa produktif lewat olahraga, karena justru berisiko menimbulkan cedera atau burnout.
Bagian penting lainnya adalah soal berat badan dan metabolisme. Dr. Tirta menyebut dirinya bertipe ektomorf, bentuk tubuh dengan metabolisme cepat yang cenderung kurus meski makan banyak.
Karena itulah ia harus menambah asupan kalori dan mengurangi aktivitas fisik di luar olahraga agar energi tidak habis percuma.
“Saya harus lebihkan kalori harian karena kerjaan saya banyak. Kalau nggak, otot nggak bisa tumbuh,” jelasnya.
Maka dari itu, ia membalik kebiasaan lama: bukan olahraga dulu baru atur makan, tapi pola makan disusun lebih dulu. Asupan yang cukup adalah bahan bakar utama tubuh untuk tumbuh dan pulih.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
