Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Mei 2025 | 03.37 WIB

Ekspresikan Diri Lewat Busana, Fashion Tak Sekadar Gaya tapi jadi Penghubung Generasi

 

Gaya busana tiap generasi memliki karakter unik yang harusnya tidak jadi penghalang untuk menjadi ‘kekinian’. (IST)

JawaPos.com – Gaya busana tiap generasi memliki karakter unik yang harusnya tidak jadi penghalang untuk menjadi ‘kekinian’. Bahkan, fashion bisa menjadi penghubung generasi dengan karakter uniknya.

Hal ini pula yang ingin disampaikan Executive lewat kampanye Generational Legacy. Menggandeng 8 tokoh dari 4 bidang berbeda, jenama lokal Indonesia ini mempertemukan ikon lintas generasi. Mereka adalah Indra Lesmana, eva Celia, Jajang C. Noer, Lutesha, Anton Wirjono, Jejouw, William Wongso, dan Ade Putri.

Diungkapkan Infany Suryadji, Head of Creative & Marketing Delamibrands, fashion menjadi bahasa yang menyatukan mereka. Fashion menjadi benang merah yang menghubungkan pengalaman, karakter, dan semangat setiap era.

Fashion adalah bentuk ekspresi diri, cara setiap individu menceritakan siapa mereka, dari generasi ke generasi. Melalui Generational Legacy, EXECUTIVE ingin menegaskan bahwa style adalah warisan yang hidup (living heritage): perjalanan personal yang tercermin dalam sikap, pilihan, dan cara hadir di setiap fase kehidupan.

“Melalui Generational Legacy, kami ingin menunjukkan bahwa fashion dapat menjadi benang penghubung antara nilai, karakter, dan ekspresi lintas generasi. Fashion bukan hanya tentang apa yang dikenakan, tetapi tentang bagaimana setiap individu meninggalkan jejak yang berkesan dari satu generasi ke generasi berikutnya,” ujar Infany baru-baru ini. 

Terlebih, para tokoh ini telah meninggalkan jejak besar di bidangnya, dan bintang-bintang masa kini yang tengah membentuk jalannya sendiri. Unutk itu, ada empat kategori, di mana hubungan lintas generasi membuktikan bahwa nilai, inovasi, dan ekspresi diri adalah warisan hidup yang terus berkembang:

Pertama, Musik, Indra Lesmana dan Eva Celia adalah dua generasi dalam satu harmoni. Taste dan genre musik mereka berbeda, namun sama-sama otentik.

Kedua, Film, Jajang C. Noer dan Lutesha menggambarkan bagaimana karakter dan ekspresi dapat berbicara melampaui kata.

Ketiga, Entrepreneurship, Anton Wirjono dan Jejouw membuktikan bahwa gaya bisa menjadi sarana untuk menyampaikan visi dan nilai hidup.

Keempat, kuliner, William Wongso dan Ade Putri menghadirkan cita rasa dengan cara mereka sendiri. Menurut mereka, baik dalam makanan maupun gaya berpakaian, karakter yang membedakan seseorang.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore