
Mengenal Arah Jodoh Baik dan Tidak Baik Berdasarkan Nama Pasangan Menurut Primbon Jawa (Freepik)
JawaPos.com - Setiap orang tentu menginginkan pasangan hidup yang bisa memberikan kebahagiaan, ketenangan, dan kehidupan yang harmonis. Tidak sedikit yang mencari kecocokan dari berbagai aspek, mulai dari kepribadian, latar belakang keluarga, hingga perhitungan primbon Jawa.
Salah satu ajaran menarik dari primbon Jawa adalah cara mengetahui arah jodoh yang baik dan tidak baik hanya dari nama masing-masing pasangan. Meskipun terdengar sederhana, ternyata perhitungan ini punya dasar filosofi yang cukup kuat. Yuk, kita bahas lebih dalam!
Menurut penjelasan dari salah satu video di kanal Youtube Sabdaning rayu, dalam primbon Jawa, arah jodoh ditentukan berdasarkan aksara Jawa dari huruf awal nama pasangan.
Ada empat arah utama yang dijadikan patokan, yaitu Lor (utara), Kidul (selatan), Wetan (timur), dan Kulon (barat). Masing-masing arah ini memiliki kelompok aksara Jawa yang mewakili:
Arah Wetan (timur): Ha, Na, Ca, Ra, ka
Arah Kidul (selatan): Da, Ta, Sa, Wa, La
Arah Kulon (barat): Pa, Dha (dengan DH), Ja, Ya, Nya
Arah Lor (utara): Ma, Ga, Ba, Tha (dengan H), Nga
Dari pembagian ini, kita bisa mulai mencocokkan huruf pertama nama pasangan dan melihat apakah arah mereka sesuai atau tidak. Lalu, apa saja kombinasi arah yang dianggap baik dan buruk menurut primbon?
Lor bertemu Kidul, atau sebaliknya (Utara – Selatan):
Ini dianggap sebagai pertemuan yang tidak baik (tibo oloh). Katanya, pasangan dengan kombinasi ini sebaiknya dihindari karena dipercaya membawa ketidakharmonisan. Misalnya, nama “Bagus” (Ba = Lor) dengan “Santi” (Sa = Kidul).
Kulon bertemu Wetan, atau sebaliknya (Barat – Timur):
Pertemuan ini juga tidak dianjurkan. Watak pasangan cenderung tidak seimbang. Salah satu akan mendominasi, sedangkan yang lain merasa tertekan. Akhirnya bisa berujung pertengkaran atau bahkan perceraian. Misalnya, “Jaka” (Ja = Kulon) dengan “Ani” (Ha = Wetan).
Arah yang sama:
Inilah kombinasi terbaik. Pasangan dengan arah yang sama dipercaya akan hidup rukun dan sejalan. Contohnya, “Wawan” (Wa = Kidul) dan “Lala” (La = Kidul)—dua-duanya sama-sama dari arah Selatan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
